Berita

SBY dan Megawati/Net

Politik

Pasca Reformasi, Cuma PDIP Dan Demokrat Yang Sukses Temukan Figur Tepat

MINGGU, 28 JULI 2019 | 15:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kisah oposisi sukses berjaya di politik Indonesia tidak pernah ada. Kecuali oposisi rakyat yang didukung gerakan mahasiswa melawan rezim Soeharto.

Begitu tegas Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief dalam kicauannya di akun Twitter pribadi, Minggu (28/7).

Andi Arief bahkan menyangkal kesuksesan PDIP sebagai oposisi yang kemudian menjadi partai penguasa di negeri ini.


“PDIP 5 tahun pertama jadi oposisi gagal, 5 tahun kedua di 2014 berhasil karena melawan oposisi juga Gerindra, partai yang berkuasa saat itu tidak menemukan figur tepat,” tegasnya.

Menurutnya, kisah oposisi sukses yang selama ini didengungkan adalah mengenai kemunculan partai baru yang menawarkan figur tepat. Seperti PDIP di awal reformasi yang memiliki figur kuat seperti Megawati.

Begitu juga dengan Partai Demokrat di 2004 yang tampil gemilang karena memiliki tokoh kuat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sementara Gerindra yang memunculkan nama Prabowo Subianto di 2009 gagal mengikuti kesuksesan dua tokoh yang disebut sebelumnya.

“Adapun tempat oposisi itu ada di partai baru, PSI, Perindo dan lain-lain (telah) gagal di 2019,” tegasnya.

Secara umum, kata Andi, sejak reformasi hanya ada dua partai yang mampu menemukan figur tepat dalam pemilu dan pilpres, yaitu PDIP dan Partai Demokrat.

“Tempat menjaring kehendak rakyat luas itu pada figur partai yang berkompetisi, adapun suara yang terjaring partai hanyalah tetesan,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya