Berita

Maruf Amin/net

Politik

Maruf Amin: Tidak Boleh Ada Umat Islam Yang Tidak Toleran

MINGGU, 28 JULI 2019 | 01:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Majelis Ulama Indonesia (MUI) berdiri untuk dua tujuan. Melayani umat Islam dan bermitra dengan pemerintah.

Itu dikatakan Ketua Umum MUI yang juga wakil presiden terpilih untuk 2019-2024, Maruf Amin, saat membuka perayaan ulang tahun ke-44 MUI di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat.

"Tema milad kali ini adalah kemitraan dan persatuan Indonesia," ujarnya.


Ada beberapa poin dalam pidato sambutannya. Utamanya adalah situasi pasca pemilu 2019 hingga perkembangan ekonomi syariah yang sedang ditumbuhkan oleh pemerintah Indonesia bersama MUI.

Selain itu, ia menjelaskan kembali dua tujuan berdirinya MUI. Melayani umat dan menjadi mitra pemerintah. Dalam hal menyatukan umat, MUI tidak menganggap perbedaan sebagai perpecahan.

"Tidak boleh ada di antara umat Islam yang tidak toleran," tegasnya.

Sebagai mitra pemerintah, MUI bertanggung jawab dalam pengembangan ekonomi syariah serta sertifikasi halal dari MUI yang telah mencapai mancanegara.

"Sudah ada 50 lembaga di dunia yang mengacu pada sertifikasi halal yang diberikan oleh MUI," tambahnya.

Terakhir, ia menyampaikan pesan kepada bangsa Indonesia untuk kembali ke dalam persatuan. Persatuan bangsa Indonesia bersifat final dan tidak dapat ditawar dengan apapun.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya