Berita

Ilustrasi perahu pengungsi yang terbalik/Net

Dunia

Duh, Kapal Berisi Ratusan Pengungsi Terbalik Di Laut Mediterania

JUMAT, 26 JULI 2019 | 15:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dua buah kapal yang mengangkut ratusan pengungsi asal Afrika dikabarkan terbalik di Laut Mediterania, Kamis (26/7). Sekitar separuh dari isi kapal masih belum ditemukan.

Seperti diberitakan Al Jazeera, ada 2 kapal yang mengangkut sekitar 300 pengungsi di perairan Libia. Akibat kelebihan muatan, kapal pun terbalik.

Organisasi Internasional Untuk Migrasi (IMO) melalui akun Twitter mereka menyebut sekitar 150 pengungsi diperkirakan tenggelam. Sementara 145 orang lainnya berhasil diselamatkan dan kembali ke Libia setelah tragedi tersebut.


Diketahui, dua kapal yang berisi sekitar 300 orang pengungsi tersebut berlayar dari Libia dengan tujuan Italia melalui Laut Mediterania. Namun sayangnya sekitar 120 km dari lepas pantai Tripoli, kedua kapal terbalik akibat kelebihan muatan.

Ini menjadi tragedi terburuk sepanjang 2019. Seperti yang dikatakan oleh UN High Commissioner for Refugees, Filippo Grandi, kepada Al Jazeera, "Tragedi terburuk tahun ini telah terjadi."

Sementara itu, para korban yang selamat akhirnya memilih tidak melanjutkan perjuangan mereka, karena takut kejadian serupa kembali terulang. Seperti Sabah Youssef yang kehilangan anaknya yang berusia 7 tahun.

"Saat ini saya tidak menginginkan apapun selain kembali ke kampung halaman di Sudan, dan meninggal (di sana)," ucap Sabah.

Kejadian seperti ini bukanlah kali pertama di Laut Mediterania. Mengingat masih banyaknya warga di negara-negara yang sedang berkonflik memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman. Meski harus mempertaruhkan nyawa mereka.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya