Berita

Jokowi dan ketum parpol anggota koalisi/Net

Politik

Parpol Manuver, Jokowi Harus Cari Solusi Rekatkan Koalisi Indonesia Kerja

JUMAT, 26 JULI 2019 | 14:11 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo harus bisa mencari solusi untuk kembali merekatkan Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang terlihat terjadi keretakan diantara partai politik.

Keretakan tersebut terlihat setelah beberapa partai politik yang menolak bergabungnya Partai Gerindra di periode kedua pemerintahan Jokowi. Parpol yang dengan tegas menolak yakni Partai Nasdem dan Partai Kebangkitan Bangsa.

Director for Presidential Studies-DECODE UGM, Nyarwi Ahmad menilai, Jokowi seharusnya segera mencari solusi untuk merekatkan kembali parpol yang tergabung di KIK.


"Tetapi mungkin yang perlu dicarikan adalah Jokowi harus bisa mencari solusi yang bisa merekatkan kembali koalisi itu sendiri yakni Koalisi KIK," ucap Nyarwi Ahmad kepada Kantor Berita RMOL, Jumat (26/7).

Selain itu, Jokowi juga harus mengakomodir kepentingan parpol di KIK tanpa menghilangkan hak prerogatifnya sebagai Presiden.

"(Seharusnya Jokowi) mengakomodasi kepentingan-kepentingan mereka gitu, tapi dengan tanpa menghilangkan hak prerogatifnya sebagai presiden yang juga punya kepentingan menyusun kabinet," jelasnya.

Selain itu, Jokowi juga diharapkan dapat mengakomodasi kepentingan parpol pendukungnya sesuai dengan kontribusinya di Pilpres 2019 kemarin.

"Masing-masing partai kan ada kontribusinya, Jokowi juga harus bisa berfikir dengan demokratis dimana kontribusi dan potensi dari masing-masing partai itu bisa diapresiasi secara tepat. Tetapi tidak kemudian menjadikan satu kelompok itu menjadikan semakin dominan sehingga tidak kontraproduktif bagi perkembangan demokrasi kita lima tahun mendatang," tandasnya.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Sinergi Polri-TNI-BIN Pilar Utama Jaga HUT RI Tetap Kondusif

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:04

Prabowo Diminta Alihkan Belanja Kurang Produktif ke Program Padat Karya

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:00

Puncak El Nino dan Ancaman Kekeringan di Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:42

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar di Semester I-2026

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:30

Mengenal Sejarah Dan Makna Hari Pramuka Nasional 14 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:21

Menimbang Pilkada Asimetris

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:03

Prabowo Targetkan Mobil Listrik Nasional Produksi Massal 2028

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:45

Mendes Yandri Tagih Tindak Lanjut Bareskrim soal Isu Hoaks Warung Tutup

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40

Motor Listrik Pangkas Biaya Operasional Kurir Pos Indonesia hingga 67 Persen

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Janji Siapkan Motor Listrik dengan DP Nol dan Bunga Cicilan Rendah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:21

Selengkapnya