Berita

Pertemuan para elite politik nasional belakangan ini harus disikapi dengan bijak oleh para pendukung mereka/RMOL

Politik

Belajar Dari Mega-Prabowo, Pendukung Harus Rileks

KAMIS, 25 JULI 2019 | 08:37 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pengamat politik Ray Rangkuti meminta para pendukung Prabowo dan Jokowi menghentikan saling hujat. Belakangan ini, kata Ray, publik harus sadar bahwa persaingan antarelite saat Pilpres 2019 hanyalah bertjuan untuk membangun bangsa.

“Seperti yang kita lihat, enggak usah bawa isu SARA (suku, agama, ras dan antargolongan). Tidak perlu lagi bully, diksi perang seperti perang badar, perang uhud, rileks saja,” terang Ray, kepada Kantor Berita RMOL, Rabu (24/7).

Ia meminta seluruh masyarakat memandang politik secara rasional, jangan sampai mengoyak rasa persatuan dan kesatuan bangsa.


“Pandanglah politik itu secara rasional, jangan sampai mencabik-cabik rasa persatuan sebagai bangsa. Jangan sampai kesatuan bangsa terbelah,” tandas Ray.

Seperti diketahui sebelumnya, pada Sabtu (13/7) lalu Jokowi dan Prabowo melakukan pertemuan di MRT dan makan siang bersama di salah satu mall di kawasan Senayan. Mereka tampak mesra. Padahal saat Pilpres 2019, keduanya terlibat pertarungan yang sangat sengit.

Pada Rabu (24/7), Megawati menjamu Prabowo dengan menu nasi goreng racikannya sendiri. Keduanya bertemu di kediaman Megawati, di jalan Teuku Umar, Jakarta.

Di waktu bersamaan, Surya Paloh mengundang Anies Baswedan untuk makan siang di Kantor DPP Nasdem, Gondangdia, Jakarta. Mereka juga terlihat saling memuji dan pamer kemesraan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya