Berita

Alvin Lie/Net

Politik

Alvin Lie: Yang Diberikan Ke Swasta Bukan Akses Data, Tapi Akses Verifikasi

KAMIS, 25 JULI 2019 | 03:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Polemik mengenai pemberian akses data kependudukan ke perusahaan swasta oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) dinilai sudah terang benderang.

Anggota Ombudsman RI, Alvin Lie yang sempat mempermasalahkan kerja sama antara Ditjen Dukcapil dengan 14 lembaga keuangan swasta mengaku sudah paham duduk masalah yang sebenarnya.

Akar dari masalah ini, kata Alvin Lie, adalah teknis penggunaan redaksi yang kurang pas oleh Ditjen Dukcapil.


"Selama ini yang beredar adalah akses data. Tetapi sebenarnya akses yang diberikan adalah akses untuk verifikasi," ujarnya usai bertemu dengan Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrullah di kantor Ditjen Dukcapil, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (24/7).

Pria berambut putih itu menyebut bahwa akses yang diberikan kepada lembaga keuangan sebatas untuk memeriksa kebenaran dan keabsahan data dalam rangka melindungi para pengguna layanan.

"Saya kira ini perlu dijelaskan supaya tidak ada kekhawatiran yang berlebihan. Sebab kebanyakan lembaga  menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) hanya melihat benar atau tidak. Cocok atau tidak,” jelasnya.

Namun demikian, Alvin Lie tetap meminta Ditjen Dukcapil untuk meningkatkan pengawasan dalam kerja sama tersebut. Ini mengingat perkembangan teknologi yang kian masif.

"Karena teknologi ini terus berkembang. Yang ini aman, besok bisa tidak aman,” terangnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya