Berita

Megawati menjamu kedatangan Prabowo/Net

Politik

Pakar: BG Dan Jokowi Calon Penerus Mega Di PDIP

KAMIS, 25 JULI 2019 | 01:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pertemuan antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra tidak hanya membawa kesejukkan bagi situasi politik tanah air.

Lebih dari itu, pakar komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio melihat pertemuan yang digelar di kediaman Mega, Jalan Teuku Umar, Menteng itu juga menyiratkan siapa penerus kepemimpinan partai banteng moncong putih.

Menurutnya, kandidat penerus itu dibagi dalam dua kategori. Pertama calon suksesor Mega yang berasal dari trah Soekarno dan kategori kedua yang berasal dari trah non Soekarno.


Berdasarkan pengamatan foto di meja makan, Hendri menilai kandidat kuat ketum PDIP dari trah Soekarno adalah Puan Maharani dan Prananda Prabowo. Kedua anak Mega itu turut dibawa dalam jamuan makan bersama Prabowo.

Sementara dari non trah Soekarno ada nama presiden terpilih Joko Widodo dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan. Jokowi berpeluang karena telah menjadi orang yang dipercaya Mega untuk memimpin negeri ini.

Sementara Budi Gunawan, merupakan sosok yang dekat dengan Mega. Saking dekatnya, pria yang akrab disapa BG itu turut diajak dalam jamuan makan.

BG juga dikenal sebagai sosok yang dekat semua elite, termasuk dengan Prabowo Subianto yang mau diajak BG bertemu dengan Jokowi dan Mega.

“Penerus Megawati di PDIP mulai tergambar, dari trah Soekarno nampaknya antara Prananda Prabowo atau Puan Maharani, bila dari non trah Soekarno, Budi Gunawan atau Jokowi,” ujar pendiri lembaga survei Kedaikopi itu dalam akun Twitter pribadi, Rabu (24/7).

Kicauan Hensat, sapaan akrab Hendri ini kemudian disambar oleh seorang warganet dengan akun @Nd_Budiman. Menurutnya, Prananda adalah calon yang cocok mengganti ibunya lantaran cakap di depan. Sementara BG, tetap diberi peran di belakang layar.

“Budi Gunawan lebih lihai dibelakang layar. Prananda yang di depan. Puan dan Jokowi 11 12 bukan pemikir apalagi konseptor,” ujarnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Sinergi Polri-TNI-BIN Pilar Utama Jaga HUT RI Tetap Kondusif

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:04

Prabowo Diminta Alihkan Belanja Kurang Produktif ke Program Padat Karya

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:00

Puncak El Nino dan Ancaman Kekeringan di Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:42

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar di Semester I-2026

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:30

Mengenal Sejarah Dan Makna Hari Pramuka Nasional 14 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:21

Menimbang Pilkada Asimetris

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:03

Prabowo Targetkan Mobil Listrik Nasional Produksi Massal 2028

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:45

Mendes Yandri Tagih Tindak Lanjut Bareskrim soal Isu Hoaks Warung Tutup

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40

Motor Listrik Pangkas Biaya Operasional Kurir Pos Indonesia hingga 67 Persen

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Janji Siapkan Motor Listrik dengan DP Nol dan Bunga Cicilan Rendah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:21

Selengkapnya