Berita

Lieus Sungkharisma/Net

Politik

Setelah Bertemu Mega, Prabowo Diminta Jemput Habib Rizieq

RABU, 24 JULI 2019 | 23:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah Ketua Umum Prabowo Subianto bertamu ke kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendapat sambutan hangat dari para pendukung.

Koordinator Nasional Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi, Lieus Sungkharisma bahkan menyebut pertemuan itu sebagai titik balik dari berbagai kontroversi yang terjadi selama Pilpres 2019. Artinya, kegaduhan mengenai dukungan calon presiden sudah lenyap bersama dengan pertemuan tersebut.

"Ini menjadi pertanda sudah ada kesepakatan dari para tokoh bangsa untuk sama-sama membangun negara," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (24/7).


Namun demikian, dia mengingatkan kepada mantan Danjen Kopassus itu untuk tidak melupakan nasib Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Lieus mengaku tidak peduli dengan polemik politik bagi-bagi kursi yang sedang marak diperbincangkan. Tokoh Tionghoa yang ikut dalam Aksi 212 itu hanya ingin tidak ada anak bangsa yang hidup di pengasingan.

“Tapi jangan lupakan ada satu anak bangsa yang kini hidup di pengasingan, yaitu Habib Rizieq. Dia harus segera dibawa pulang ke Indonesia," tegasnya.

Lieus mengingatkan bahwa Habib Rizieq sudah hampir dua tahun hidup di pengasingan akibat kriminalisasi yang dialami. Atas alasan itu, dia berharap diplomasi nasi goreng, mengacu dari makanan yang disajikan Mega, bisa membawa solusi bagi kepulangan Habib Rizieq.

"Tidak sepantasnya ulama dan imam besar FPI tersebut dibiarkan tetap hidup di pengasingan. Sesuai janjinya, Pak Prabowo harus segera menjemput beliau," pinta Lieus.

"Kita tidak tega ulama yang punya jutaan pengikut tersebut terus berada dalam pengasingan," tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya