Berita

Pertemuan Mega-Prabow/Net

Politik

Persaingan Internal, Pertemuan Surya-Anies Untuk Menyaingi Pertemuan Mega-Prabowo

RABU, 24 JULI 2019 | 18:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai politik koalisi Jokowi-Maruf di luar PDIP sudah menyatakan sikap menolak Partai Gerindra bergabung dalam Kabinet Kerja jilid II.

Adapun jamuan makan siang Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dinilai sebagai pertemuan politik tandingan terhadap pertemuan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

"Bisa saja. Saya melihat di koalisi parpol koalisi Jokowi juga ada persaingan," kata pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komaruddin kepada Kantor Berita RMOL, Rabu (24/7).


Namun menurut dia, ada perbedaan dari dua pertemuan tersebut. Pertemuan Mega-Prabowo membahas kemungkinan rekonsiliasi untuk 2019-2024, sementara pertemuan Surya-Anies untuk kepentingan Pilpres 2014.

Jelas Ujang Komaruddin, persaingan di koalisi parpol koalisi Jokowi bukan hal yang aneh. Karena partai politik itu identik mencari kekuasaan.

Nasdem, Golkar, PKB, PPP dan parpol lain khawatir, dengan bergabungnya Gerindra akan mengurangi jatah mereka di kabinet.

"inilah mungkin yang menyebabkan ada persangan internal itu," demikian Ujang Komaruddin.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya