Berita

Pertemuan Prabowo dan Megawati/Ist

Politik

Kegaduhan Politik, Rakyat Hanya Dieksploitasi

RABU, 24 JULI 2019 | 14:00 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sejumlah politisi dan tokoh publik mulai guyub pasca gelaran pemilihan presiden 2019. Tokoh dan partai politik yang sebelumnya berseberangan dalam kontestasi lima tahunan itu kini mulai merapatkan diri berbungkus rekonsiliasi.

Fenomena ini pun menjadi bukti bahwa kegaduhan yang sebelumnya diperlihatkan partai politik dan para politisi di panggung pesta demokrasi lima tahunan kemarin telah memperalat rakyat.

"Melihat fenomena kegaduhan partai-partai pada kompetisi pemilu lalu dibandingkan dengan perkembangan kekinian dengan berbagai warna dan dinamika, maka sangat tampak bahwa rakyat khususnya pemilih jadi objek eksploitasi, dalam hal ini ekspolitasi emosi oleh politisi dan pemegang kekuasaan," kata Ketua Asosiasi Ilmuwan Praktisi Hukum Indonesia (Alpha), Azmi Syahputra dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (24/7).


Contoh adanya eksploitasi emosi yakni keadaan pemilih yang disibukkan dengan simbol dan anekdot kompetisi saling ejek. Baginya, hal itu bahaya.

Oleh karenanya, kata dia, masyarakat diimbau sadar menjaga persatuan dan tak terpancing. Rakyat harus lebih cerdas dan tak mudah terkontaminasi dengan hal-hal yang berpotensi memecah belah di kemudian hari.

"Sudah diketahui secara umum dalam politik tidak ada musuh yang abadi, yang ada adalah kepentingan. Maka apapun akan dilakukan sepanjang frekuensi kepentingannya sama," jelasnya.

"Melihat kondisi arah dan gerakan partai politik saat ini menunjukkan bahwa partailah yang jadi dominan pengendali di republik ini, bukan kedaulatan rakyat," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya