Berita

Faisal Basri/Net

Politik

Investasi Di Indonesia Besar, Tapi Pengelolaannya Tidak Efisien

RABU, 24 JULI 2019 | 00:39 WIB | LAPORAN:

. Nilai investasi yang masuk ke Indonesia tidak kecil. Hanya saja pengelolaan dari investasi tersebut tidak efisien sehingga membuat utang negara menjadi membengkak.

Begitu kata ekonom senior Faisal Basri dalam acara diskusi yang digelar Institute for Development of Economics and Finance (Indef) di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (23/7).

Dia menguraikan bahwa ketidakefisiensian pengelolaan terlihat dari utang negara yang per Maret 2019 mencapai Rp 4.600 triliun.


"Utang kita per Maret 2019 sudah mencapai 4,6 kuatriliun atau Rp 4.600 triliun," ungkap peneliti Indef itu.

Faisal mengaku khawatir Joko Widodo sebagai kepala pemerintahan salah melakukan diagnosa investasi. Sehingga, hasil yang diberikan tidak maksimal.

“Investasi tidak kecil, tapi kok hasilnya kecil. Berarti kita membangunnya tidak efisien," urainya.

Seharusnya, kata Faisal, investasi bisa membuka lapangan pekerjaan dan membantu pelaksanaan reformasi birokrasi. Tapi kini, Jokowi malah geram sendiri dengan hantu yang dinamai penghambat investasi.  

Lebih lanjut, Faisal mendukung upaya Jokowi untuk membuat Kementerian Investasi, sehingga bisa maksimal dalam melakukan pengelolaan.

"Percayalah, investasi di kita 32,3 persen dari PDB (Produk Domestik Bruto). Semua negara Asia selain China 30 persen di bawah PDB," singgung Faisal. 

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya