Berita

Hendri Satrio/Net

Politik

Kalau Yang Ditawari Kursi Prabowo, Gerindra Masih Bisa Oposisi

SENIN, 22 JULI 2019 | 03:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kursi menteri terus menjadi tema dalam rekonsiliasi pasca Pilpres 2019. Utamanya, setelah presiden terpilih Joko Widodo bertemu dengan sang rival, Prabowo Subianto di gerbong MRT beberapa waktu lalu.

Muncul spekulasi bahwa Prabowo dan partai yang dibesutnya akan mendapat jatah kursi menteri sebagai mahar untuk merapat ke barisan koalisi pendukung Jokowi-Maruf.

Bahkan informasi yang beredar menyebut bahwa pihak Jokowi sudah melayangkan tawaran kepada mantan Danjen Kopassus itu.


Informasi sekaligus membuat publik menjadi bertanya-tanya mengenai arah politik Gerindra. Bahkan tidak sedikit yang menyayangkan lantaran oposisi akan lemah jika partai kepala Garuda berlabuh ke pemerintah.

Namun demikian, pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio memiliki pemikiran mengenai rumor tawaran kursi tersebut. Menurutnya, publik harus bisa membedakan apakah kursi itu untuk Prabowo Subianto atau Partai Gerindra.

“Bila Prabowo yang ditawari, maka yang dapat kursi belum tentu Gerindra,” terangnya dalam akun Twitter pribadi beberapa waktu lalu.

Pria yang akrab disapa Hensat itu menguraikan bahwa Prabowo bisa saja memberikan jatah kursi menteri yang ditawarkan kepada orang terdekat yang bukan kader Gerindra. Seperti kepada ekonom senior DR Rizal Ramli yang telah membantu dalam pilpres lalu.

Dengan begitu, maka kader Gerindra masih bisa tetap lantang terhadap kinerja pemerintah.

“So Gerindra bisa tetap "oposisi”,” pungkas pendiri lembaga survei Kedaikopi itu.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya