Berita

Baiq Nuril/Net

Politik

KAMMI Bakal Surati Kejagung Minta Baiq Nuril Tidak Ditahan

SENIN, 22 JULI 2019 | 02:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pimpinan Pusat (PP) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) serius dalam mengadvokasi Baiq Nuril, korban pelecehan seksual yang menjadi terpidana pelanggaran UU ITE.

Selain mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera menunaikan janji memberi amnesti, KAMMI juga akan berkirim surat ke Kejaksaan Agung.

Tujuannya, kata Ketua Bidang Kebijakan Publik PP KAMMI Deni Setiadi, untuk meminta agar Baiq Nuril tidak ditahan.


“Atas saran dari kuasa hukum beliau, KAMMI akan segera mengirim surat ke Kejagung menolak agar Ibu Baiq Nuril tidak ditahan,” ujar Denji Setiadi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/7).

Ketua Umum KAMMI, Irfan Ahmad Fauzi sempat mengancam akan menurunkan kader seluruh Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke, jika Jokowi lamban dalam janji yang disampaikan pada November 2018 lalu.

Irfan memahami bahwa amnesti memang selalu berkaitan degan kasus politik. Namun demikian, dia mengingatkan agar kasus Baiq Nuril tetap dicari jalan keluar demi kemanusiaan dan keadilan.

“Sampai saat ini opsi solusi untuk Ibu Baiq Nuril adalah amnesti,”  katanya.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Baiq Nuril dijatuhi hukuman 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta karena dianggap melanggar UU ITE. 

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya