Berita

Dunia

Ini Disain Pesawat Masa Depan, Mirip Burung Pemangsa

MINGGU, 21 JULI 2019 | 12:17 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Perusahaan pembuat pesawat Airbus kembali memperkenalkan disain baru pesawat masa depan. Disain pesawat masa depan ini tampak seperti burung pemangsa.

Burung Pemangsa, Bird of Pray. Untuk sementara itu nama yang diberikan pada disain ini.

Dalam video animasi yang disebarkan Airbus, pesawat yang belum dibikinkan modelnya ini memiliki sayap kanan dan kiri yang masing-masing ujungnya terurai sedemikian rupa sehingga tampak seperti lima helai bulu. Lalu di setiap sayap ada dua baling-baling yang setiap helai bladenya tampak ditekuk.


Bagian lain yang menonjol adalah ekor pesawat yang juga didisain seperti ekor burung dengan helai bulu yang terurai.

Disain pesawat ini menggunakan berbagai konsep gerakan aerodinamika dengan mengaplikasikan prinsip kerja propulsion hybrid-electric. Juga sistem kontrol aktif dan struktur composite yang lebih maju.

Tampilan pesawat ini diperkenalkan di Royal International Air Tattoo  di Inggris. Secara teoretikal, disain seperti ini memang bisa membuat pesawat melakukan manuver layaknya seekor burung pemangsa.

Airbus juga terinsipirasi oleh efisiensi mekanika burung. Sehingga ia dirancang untuk penerbangan regional.

Senior Manager Airbus, Martin Aston, mengatakan, industri pesawat terbang selalu memikirkan disain pesawat yang bisa terbang lebih baik tanpa merusak lingkungan, tanpa meninggalkan jejak karbon, juga tidak menimbulkan kebisingan, dan seterusnya.  

“Kami tahu dari pekerjaan yang kami lakukan untuk membuat pesawat jet penumpang A350 XWB bahwa mealui biomimicry, alam menyediakan pelajaran terbaik untuk digunakan dalam disain,” ujarnya.

Inisiatif konseptual desain Burung Pemangsa didukung oleh GREAT Britain, Royal Aeronautical Society, Air League, Institution of Engineering and the Technology, serta Aerospace Technology Institute.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Kasus Video CCTV Restoran, Nabilah O’Brien Siap Hadiri RDPU Komisi III DPR

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:16

Indeks Utama Wall Street Berguguran Saat Perang Diprediksi Berlangsung Lama

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:03

Ketegangan Timur Tengah Bayangi Pasar Saham, Ini Sektor yang Paling Terdampak

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:49

Bursa Eropa Terguncang: Harga Energi Melonjak, Saham Berguguran

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:38

Putin Diduga Bantu Iran Bidik Aset Militer AS di Timur Tengah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:21

Menkeu Berencana Tambah Penempatan Dana Rp100 Triliun ke Perbankan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:03

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bedah Pemikiran Islam Bung Karno: Posisi RI di Board of Peace Jadi Sorotan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:32

Roy Suryo Cs Berpeluang Besar Lolos dari Jerat Hukum

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:19

Kalam Kiai Madura

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:13

Selengkapnya