Berita

Prabowo dan Jokowi/Net

Politik

Jusuf Kalla Kurang "Sreg" Gerindra Gabung Ke Pemerintah

JUMAT, 19 JULI 2019 | 20:42 WIB | LAPORAN:

Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara terkait kemungkinan Partai Gerindra masuk ke dalam koalisi pemerintah. JK melihat politik tidak seimbang bila itu terjadi.

Menurut JK, sapaan karib Wapres, Indonesia sebagai negara demokrasi perlu memiliki keseimbangan dalam politik. Keseimbangan itu ditunjukan dengan adanya pihak oposisi sebagai pengawas pemerintah.
Menurutnya, pemerintah bisa saja salah arah dalam perjalannanya, maka dari itu, oposisi sebagai pengawas dibutuhkan untuk melakukan fungsi kritiknya terhadap pemerintah, agar keseimbangan terjadi.

"Ya nanti dilihat, tapi negeri ini demokrasi, perlu keseimbangan," kata JK usai memberikan arahan di Sekolah Legislatif Partai Nasdem di Jakarta, Jumat., Jumat (19/7).

"Ya nanti dilihat, tapi negeri ini demokrasi, perlu keseimbangan," kata JK usai memberikan arahan di Sekolah Legislatif Partai Nasdem di Jakarta, Jumat., Jumat (19/7).

Banyak kalangan menilai Gerindra bakal masuk ke pemrtintahan usai pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto belum lama ini.

Ditafsirkan, pertemuan itu adalah bentuk rekonsiliasi dan gerbang masuknya Gerindra kedalam koalisi pemerintah yang sebelumnya sudah diisi oleh PDIP, Golkar, Nasdem, PKB, PPP serta partai kecil lainnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya