Berita

Hikmahanto Juwana/RMOL

Politik

RI Tidak Usah Pedulikan Penghargaan Oxford Untuk Benny Wenda

KAMIS, 18 JULI 2019 | 20:20 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Republik Indonesia sebaiknya tidak terlalu mempersoalkan penghargaan Oxford Freedom of the City Award yang diberikan Dewan Kota Oxford di Inggris kepada tokoh gerakan Papua Merdeka, Benny Wenda, pada Rabu (17/7).

"Menurut saya, sebaiknya pemerintah enggak usah pikirkan itu. Kenapa? karena pertama, pemerintah Inggris sudah buat pernyataan bahwa mereka mengakui integritas dari NKRI," ungkap pakar Hukum Internasional, Hikmahanto Juwana, di Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (18/7).

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) itu mengatakan, perhatian pemerintah terhadap isu itu malah akan memberi ruang manuver lebih besar untuk Benny Wenda. Dia ingatkan, cara Benny dalam memperjuangkan Papua Merdeka saat ini adalah melalui diplomasi. Seperti kehadirannya di Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia (KT HAM) PBB pada 25 Januari lalu di Jenewa, Swiss, yang difasilitasi pemerintah Vanuatu.


Hikmahanto tekankan lagi penghargaan Oxford itu tidak mewakili sikap pemerintah Inggris.

"Kalau sekarang Inggris mengatakan bahwa memang Dewan Kota itu punya independensi, katakanlah begitu. Tapi dia tidak mewakili suara dari pemerintah Inggris atau Kerajaan Inggris," tekannya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya