Berita

Menu tulis tangan di kelas bisnis Garuda/Net

Politik

Manajemen Krisis Garuda Lemah Saat Respon “Menu Tulis Tangan”

RABU, 17 JULI 2019 | 17:44 WIB | LAPORAN:

Menu makanan yang ditulis tangan dalam penerbangan kelas bisnis pesawat Garuda sempat viral di media sosial setelah diunggah oleh dua orang vloger, Rius Vernandes dan Elwiyana Monica, yang merekam peristiwa tersebut.

Namun di balik viral tersebut, pengamat penerbangan Alvin Lie mencatat ada manajemen krisis yang buruk dalam internal perusahaan plat merah tersebut. Khususnya dalam merespon unggahan vloger yang telah dilaporkan ke polisi oleh Garuda itu.

Garuda, sambungnya, merespon dengan peraturan bahwa para penumpang tidak boleh memotret atau melakukan perekaman video selama dalam penerbangan.


“Namun setelah direspon dengan cacian netizen, peraturan tersebut diubah jadi sebatas imbauan. Sementara kedua vloger tetap dilaporkan ke polisi,” terang anggota Ombudsman RI itu dalam diskusi “Ngopi Bareng Ombudsman” di Kantor Ombudsman, Kuningan, Jakarta, Rabu (17/7)

Respon yang berubah, dinilai Alvin sebagai bentuk lemahnya manajemen krisis di Garuda. Sebab, pengumuman itu tidak didasarkan dengan fakta-fakta yang lengkap dan terverifikasi kebenarannya.

“Garuda ini masih sangat lemah dalam krisis manajemen, masih sangat lemah dalam public communication, komunikasi publiknya. Informasi apa yang akan disampaikan kepada publik tidak terkelola dengan baik,” tegasnya.

Menurutnya, setiap lembaga atau organisasi pasti akan menghadapi kondisi krisis. Untuk itu, dibutuhkan manajemen yang baik dalam mengelola krisis tersebut.

“Kalau kita mengelolanya baik, krisis itu justru dapat dijadikan suatu berkah bagi kita,” tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya