Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Pengamat: Posisi Gerindra Bergantung Pada Jokowi Bukan Lagi Prabowo

SELASA, 16 JULI 2019 | 11:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Tawaran Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk bergabung dalam Kabinet Kerja jilid II akan dipertimbangkan oleh Presiden Joko Widodo.

"Saya kira akan dipertimbangkan secara masak oleh Jokowi," kata pemerhati politik, Said Salahudin, Selasa (16/7).

Bahkan soal tawaran itu, diyakini akan dibahas pula oleh Jokowi pada saat melakukan pertemuan dengan parpol koalisi pendukung.


Prabowo Subianto menyatakan kesiapan membantu Presiden terpilih Joko Widodo jika diperlukan, itu artinya Prabowo sudah mengoper bola kepada Jokowi.

"Jadi kalau nanti Jokowi bilang: saya ingin ada kader Gerindra di kabinet, maka Prabowo tak bisa lagi berkata: kami akan menjadi oposisi," ujar Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) itu.

Menurutnya, apa yang disampaikan Prabowo kepada Jokowi pada saat keduanya melakukan pertemuan "Stasiun MRT" di Jakarta pada 13 Juni 2019, tidak bisa ditafsir lain, kecuali sebagai isyarat bahwa Gerindra siap bergabung di pemerintahan baru Jokowi.

"Itu kan kode keras dari Prabowo. Ketika dia menggunakan diksi "siap membantu", itu artinya Prabowo sudah menyatakan komitmen bahwa partai yang dipimpinnya bersedia memberi sokongan kepada Jokowi supaya pemerintahan barunya nanti menjadi pemerintahan yang kuat," ujar Said.

"Jadi, dimana posisi Gerindra pada periode pemerintahan baru nanti sebetulnya sangat bergantung pada keputusan Jokowi, bukan lagi pada Prabowo. Sebab jika Jokowi bilang: saya ingin ada kader Gerindra di kabinet, maka Prabowo tak bisa lagi berkata: kami akan menjadi oposisi," tambahnya.

Soal dimana sokongan itu akan diberikan, lanjut Said, tentu saja di ranah eksekutif dan legislatif.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya