Berita

Taufik Kurniawan/Net

Politik

Divonis Enam Tahun Penjara, Taufik Kurniawan Masih Berstatus Wakil Ketua DPR

SELASA, 16 JULI 2019 | 00:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo buka suara terkait pembacaan vonis untuk koleganya, Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan di Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah.
Taufik mendapatkan vonis enam tahun penjara dan denda Rp. 200 juta subsider 4 bulan kurungan atas kasus korupsi dana alokasi khusus (DAK) Kabupaten Kebumen.

Bambang menyebutkan, posisi Taufik sebagai wakil ketua tidak dapat diganti. Hal ini sesuai aturan dalam UU 2/2018 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3).

"Setahu saya kalau sudah beberapa bulan menjelang berakhir sudah tidak boleh ada pergantian. Coba nanti dicek ya, saya belum baca lagi. Kalau PAW kan enggak bisa," ujar Bamsoet, sapaan akrabnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/7).

"Setahu saya kalau sudah beberapa bulan menjelang berakhir sudah tidak boleh ada pergantian. Coba nanti dicek ya, saya belum baca lagi. Kalau PAW kan enggak bisa," ujar Bamsoet, sapaan akrabnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/7).

Dalam UU MD3 menetapkan bahwa Pergantian Antar Waktu (PAW) terakhir dapat dilakukan selambat-lambatnya enam bulan sebelum masa jabatan habis. Untuk periode 2014-2019, jabatan wakil rakyat berakhir bulan September.

Meski begitu, Bamsoet menyebut pihaknya akan tetap menggelar rapat pimpinan untuk membahas posisi Taufik yang juga Wakil Ketua Umum PAN.

"Saya akan undang rapat pimpinan karena Fahri Hamzah masih di New Zealand. Fadli Zon juga, yang ada di sini hanya Pak Utut dan saya. Pak Agus juga sudah di New Zealand," tegasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya