Berita

Lambang Golkar/Net

Politik

Wacana Musdalub Didengungkan Seiring Prestasi Jeblok Golkar DKI

KAMIS, 11 JULI 2019 | 04:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pencapaian Golkar DKI Jakarta dalam Pemilu Serentak 2019 terbilang jeblok, baik pemilihan legislatif DPRD DKI maupun DPR RI dari tiga dapil di DKI.

Target 22 kursi DPRD sebatas isapan jempol. Bahkan mirisnya, kursi DPRD Golkar berkurang dari yang sebelumnya 9 kursi menjadi 6 kursi.

Begitu juga kursi Golkar di DPR RI dari dapil DKI. Partai beringin hanya mendapat 1 kursi dari semula 3 kursi.


Sebagai evaluasi atas capaian buruk tersebut, politisi senior Partai Golkar Ruddin Akbar Lubis mendesak agar digelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub).

"Kesalahan pertama yang dilakukan DPP Golkar adalah menunjuk Rizal Mallarangeng sebagai Plt (pelaksana tugas). Dia ini nggak ngerti cara mengurus partai. Akibatnya suara Golkar hancur-hancuran," kata Ruddin di Jalan Sabang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/7).

Menurut Ruddin, sepatutnya pasca Fayakhun Andriadi lengser sebagai ketua DPD I Partai Golkar DKI, DPP langsung mendorong digelar Musdalub.

"Musdalub ini penting, agar program-program yang sudah ditanamkan Fayakhun untuk membesarkan Golkar DKI dapat terus berjalan dengan baik," ujar Anggota Fraksi Partai Golkar DKI Jakarta ini.

Ruddin menyakini pengganti Fayakhun yang melalui tahapan Musdalub mampu mendongkrak raihan suara Golkar.

"Pengganti Fayakhin lewat Musdalub mungkin capaian kursinya tidak sampai 22 kursi, namun pastinya lebih dari sembilan kursi," tegas Ruddin seperti dikutip RMOLJakarta

Ruddin menyarankan agar Musdalub Golkar DKI minimal digelar enam bulan setelah pelantikan anggota DPRD DKI periode 2019-2024 yang rencananya berlangsung pada akhir Agustus mendatang.

"Musdalub nggak usah buru-buru. Santai aja. Minimal enam bulan setelah pelantikan DPRD," cetus Ruddin.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya