Berita

Raul Gandhi/Net

Dunia

Dua Kali Kalah Dalam Pemilu, Pemimpin Oposisi India Mundur

KAMIS, 04 JULI 2019 | 00:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rahul Gandhi mengundurkan diri sebagai presiden oposisi utama Partai Kongres Nasional India. Dia mengaku bertanggungjawab atas kekalahan kedua oposisi secara berturut-turut dalam pemilihan nasional India.

"Akuntabilitas sangat penting untuk pertumbuhan partai kita di masa depan. Karena alasan inilah saya mengundurkan diri sebagai presiden Kongres," kata Gandhi dalam sebuah pernyataan (Rabu, 3/7).

Dalam surat setebal empat halaman, Gandhi berpesan bahwa Partai Kongres harus secara radikal mengubah dirinya untuk membantu merebut kembali dan menyadarkan kembali institusi.


"Kami tidak melawan partai politik dalam pemilihan 2019. Sebaliknya, kami melawan seluruh mesin negara India, setiap institusi yang dikerahkan melawan oposisi. Sekarang sangat jelas bahwa netralitas kelembagaan kami yang dulu sangat dihargai tidak ada lagi. di India," tulis Gandhi seperti dimuat Al Jazeera.

Diketahui bahwa Partai nasionalis Hindu sayap kanan Bharatiya Janata Party (BJP), yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi, kembali berkuasa setelah memenangkan lebih dari 302 dari 543 kursi parlemen dalam pemilu Mei lalu dan tidak memberikan celah bagi Partai Kongres untuk merebut kekuasaan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya