Berita

Bendera Rwanda/ Ilustrasi Amelia Fitriani

Global

AS Hukum Pria Rwanda Karena Sembunyikan Keterlibatan Dalam Genosida

RABU, 03 JULI 2019 | 08:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pria Rwanda yang menyembunyikan keterlibatannya dalam genosida 1994 dijatuhi hukuman delapan tahun penjara.

Dia adalah Jean Leonard Teganya. Menurut Jaksa Amerika Serikat Andrew E Lelling dalam sebuah pernyataan, dia dinilai melakukan bentuk penipuan imigrasi yang paling serius dengan berbohong tentang statusnya sebagai penjahat perang untuk memenangkan suaka.

Jaksa penuntut di Amerika Serikat mengatakan, Teganya berpartisipasi dalam setidaknya tujuh pembunuhan dan lima perkosaan selama periode genosida di Rwanda tagub 1994 lau di mana 800 ribu warga dibantai oleh etnis Hutu hanya dalam waktu 100 hari.


Teganya membantah bahwa dia terlibat dalam genosida dan mencari suaka ke Amerika Serikat.

Dikabarkan BBC (Rabu, 3/7), meskipun tuduhan dan hukuman Teganya adalah untuk penipuan imigrasi, bukan kegiatannya selama genosida, kasus ini membuktikan tantangan bagi hakim.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya