Berita

Perbatasan Meksiko-AS/Net

Global

Bendung Aliran Migran, Meksiko Kirim 15 Ribu Pasukan Ke Perbatasan AS

SELASA, 25 JUNI 2019 | 08:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Meksiko mengerahkan hampir 15.000 tentara dan Garda Nasional ke bagian utara negara untuk membendung aliran imigrasi ilegal yang melintasi perbatasan ke Amerika Serikat.

Hal itu dipastikan oleh kepala Angkatan Bersenjata Meksiko (Senin, 24/6).

Meksiko secara tradisional tidak menggunakan pasukan keamanan untuk menghentikan warga negara asing yang tidak berdokumen meninggalkan negara itu ke Amerika Serikat.


Namun kini Meksiko berupaya mengekang gelombang migran dari negara ketiga yang melintasi wilayahnya untuk mencapai Amerika Serikat. Langkah itu diambil Meksiko di bawah ancaman penerapan tarif ekspor oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Kepala Angkatan Darat Meksiko, Luis Cresencio Sandoval mengatakan bahwa tentara diperlukan untuk mendukung para pejabat migrasi dalam operasi penahanan.

"Di bagian utara negara itu, kami memiliki total penyebaran 14.000, hampir 15.000 unit antara Garda Nasional dan Angkatan Darat," kata Sandoval seperti dimuat Reuters.

"Jika kita meninggalkannya sepenuhnya di tangan National Institute of Migration, itu tidak mungkin," tambahnya.

"Itulah sebabnya kami memberikan dukungan, itu strategi yang ditempuh di kedua perbatasan," sambungnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya