Berita

Presiden Turki Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Kekalahan Partai AK Di Istanbul, Pukulan Telak Bagi Erdogan

SENIN, 24 JUNI 2019 | 06:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kekalahan Partai AK (AKP) yang berkuasa dalam pemilu walikota Istanbul yang diulang akhir pekan kemarin (Minggu, 23/6) merupakan pukulan besar secara pribadi bagi Presiden Turki Tayyip Erdogan.

"Ini menandai awal dari berakhirnya kepresidenan gaya Turki dan menjadi sulit bagi mesin AKP untuk mempertahankan diri tanpa penggunaan sumber daya Istanbul yang korup," kata asisten profesor hubungan internasional Universitas Bilkent, Berk Esen, seperti dimuat Al Jazeera.

Hasil perhitungan awal menunjukkan, calon walikota dari oposisi, Partai Rakyat Republik (CHP), Ekrem Imamoglu mengantongi suara mayoritas. Imamoglu menyatakan kemenangan dalam pelaksanaan ulang pemilihan walikota Istanbul.


Imamoglu mengantongi 54 persen suara dengan hampir semua kotak suara dibuka pada hari Minggu (23/6). Sementara calon walikota Istanbul dari AKP, Binali Yildirim membuntuti dengan perolehan 45 persen suara.

Yildirim pun mengakui kekalahan setelah hasil awal menunjukkan dia akan kalah dengan selisih yang cukup jauh.

Proyeksi kemenangan CHP dalam pemilihan Istanbul mengakhiri kekuasaan 17 tahun oleh Partai AK di kota metropolitan tesebut.

Ini adalah kali kedua pemilihan walikota Istanbul digelar, setelah pada pemilihan Maret lalu, ketika Imamoglu mendapatkan 48,8 persen suara, sementara Yildirim hanya mengantongi 48,55 persen suara. AKzp menuding ada kecurangan dalam pelaksanaa pemilu.

AKP juga kemudian mengajukan keberatan atas hasilnya dan mendesak Dewan Pemilihan Umum (YSK) untuk membatalkan hasil serta menggelar pemilu ulang.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya