Berita

Penggunaan polimer/Net

Nusantara

Cara Bandung Cegah Bencana Longsor

SENIN, 24 JUNI 2019 | 04:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah Kabupaten Bandung memiliki cara sendiri dalam mencegah bencana longsor yang kerap terjadi di sejumlah titik.

Bupati Bandung Dadang M Naser menjelaskan bahwa Pemkab Bandung kini mulai menggunakan teknologi polimer atau perbuahan bentuk.

Teknologi polimer yang akan diterapkan berupa cairan yang dapat berfungsi untuk mengeraskan tanah gembur di area lahan labil atau rawan longsor.


Dadang yaki teknologi ini akan membantu memperkeras struktur tanah menjadi lebih cadas (kuat) sehingga bisa meminimalisir resiko longsor.

"Pengaplikasian teknologi polimer ini mulai dilakukan oleh jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung," ujar Dadang seperti diberitakan RMOLJabar.

Dadang menuturkan, teknologi ini akan diupayakan di daerah-daerah rawan longsor memasuki musim kemarau seperti sekarang sebagai upaya penanganan kebencanaan.

"Sehingga saat memasuki musim hujan lahan-lahan kritis (rawan longsor) diharap sudah mengeras," terang kepala daerah yang dikenal memiliki semboyan Sabilulungan itu.

Meskipun cairan tersebut mengeraskan area tanah, tambah lelaki yang akrab disapa Kang DN itu menyebut jika teknologi ini memiliki kelebihan yaitu tanaman akan tetap tumbuh.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya