Berita

Kapal perang Amerika Serikat di Teluk Persia/Net

Global

Teluk Persia Di Ambang Perang, Rusia Desak Iran-AS Menahan Diri

JUMAT, 21 JUNI 2019 | 22:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Situasi di Teluk Persia saat ini mengundang kekhawatiran Rusia akan pecahnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat.

Diketahui bahwa Iran dan Amerika Serikat semakin bersitegang setelah Teheran menembak jatuh sebuah pesawat tanpa awak atau drone Washington awal pekan ini.

Amerika Serikat menuduh Iran menembak drone itu di wilayah perairan internasional. Sementara Iran menyebut, drone ditembak karena masuk ke wilayah kedaulatan Iran.


Situasi semakin memburuk ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari ini (Jumat, 21/6), dalam sebuah cuitan di Twitter mengatakan bahwa dia telah memblokir serangan balasan terhadap Iran.

"10 menit sebelum serangan saya menghentikannya, tidak sebanding dengan menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak," tulisnya.

Rusia menilai bahwa situasi tersebut sangat berbahaya bagi Iran dan membawa konflik ke ambang perang. Rusia menuduh Amerika Serikat sengat memicu ketegangan dengan Iran.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov meminta Washington untuk mempertimbangkan kemungkinan konsekuensi dari konflik dengan Iran. Dia memperingatkan bahwa meningkatnya ketegangan di Teluk akan sangat berbahaya.

Sementara itu, jurubicara Kremlin Dmitry Peskov juga mendesak semua pihak terkait untuk menahan diri.

"Situasi di Teluk Persia sangat tegang. Kami sangat prihatin tentang hal itu, kami mengikuti situasi dengan hati-hati dan kami meminta semua pihak yang terlibat untuk menahan diri," ujarnya, seperti dimuat Al Jazeera.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya