Berita

Poster Jamal Khashoggi/Net

Global

Arab Saudi Tepis Laporan PBB Soal Keterlibatan MBS Dalam Pembunuhan Khashoggi

KAMIS, 20 JUNI 2019 | 00:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Arab Saudi angkat bicara soal laporan PBB yang menyebut bahwa ada bukti yang kemungkinan dapat menyeret Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) dan pejabat tinggi Arab Saudi lainnya ke dalam kasus pembunuhan wartawan senior Jamal Khashoggi.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir menegaskan bahwa Saudi tegas menolak laporan tersebut.

"Tidak ada yang baru. Pelapor di dewan HAM mengulangi dalam laporannya yang tidak mengikat apa yang telah dipublikasikan dan diedarkan di media," tulis Jubeir di akun Twitternya (Rabu, 19/6).


Dia menambahkan bahwa laporan tersebut berisi kontradiksi yang jelas dan tuduhan tidak berdasar. Hal itu membuat kredibilitas laporan itu dipertanyakan.

Dikabarkan Reuters, Jubeir menggarisbawahi bahwa Saudi menolak segala upaya untuk mempengaruhi persidangan atau menghapusnya dari proses peradilan Saudi.

Diketahui bahwa pelapor khusus Amerika Serikat, Agnes Callamard, dalam laporannya tentang eksekusi di luar pengadilan, menyimpulkan bahwa pembunuhan Khashoggi disengaja dan direncanakan.

Namun dia tetapi tidak membuat kesimpulan tentang siapa yang harus ditunjuk hidungnya. Dia hanya mendesak agar putra mahkota dan sejumlah pangeran Saudi lainnya diselidiki atas kasus pembunuhan Khashoggi.

Laporannya dibuat berdasarkan rekaman dan pekerjaan forensik yang dilakukan oleh penyelidik Turki dan informasi dari persidangan para tersangka di Saudi.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya