Berita

Bupati Eka bersama dengan Gubernur Ridwan Kamil/Net

Nusantara

Bupati Eka Fokus Selesaikan Kebutuhan Dasar Warga Bekasi

KAMIS, 13 JUNI 2019 | 22:31 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kebutuhan dasar warga menjadi fokus yang akan dikerjakan Eka Supria Atmaja yang telah resmi dilantik sebagai Bupati Bekasi pada Rabu (12/6) kemarin.

Eka menegaskan, dirinya masih merampungkan visi misi yang tertuang dalam RPJMD tahun 2017-2022. Di antaranya mengenai masalah pendidikan, kesehatan, infrastruktur, termasuk ketenagakerjaan, dan ekonomi kreatif.

“Kita akan fokus dalam beberapa hal. Masalah kebutuhan dasar, yaitu pendidikan, kesehatan, tadi juga terkait dengan ketenagakerjaan. Terus untuk selanjutnya ekonomi kreatif, termasuk infrastruktur,” ujar Eka dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/6).


Khusus pendidikan, Eka akan menggandeng Pemprov Jawa Barat agar peserta didik untuk jenjang pendidikan SMA/sederajat dapat digratiskan. Dia juga akan berkomitmen untuk melakukan perbaikan sejumlah gedung sekolah.

“Kita upayakan ke depan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi (Jawa Barat) untuk bagaimana menggratiskan,” katanya.

Sementara untuk mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Bekasi, Eka berencana akan membuat kebijakan yang memungkinkan bagi warga lokal untuk dapat bekerja di industri-industri yang ada di Bekasi. Targetnya, industri akan diwajibkan menyerap warga lokal sebanyak 30 persen dari kebutuhan tenaga kerjanya.

“Ada regulasi juga di kita (Pemkab Bekasi), bahwa ada kewajiban bagi pengusaha terkait dengan izin juga nanti untuk berpartisipasi 30 persen bisa menerima tenaga lokal. Kalau memang (tenaga kerja lokal) belum mampu nanti diharapakan bisa dilatih biar mampu,” tandasnya.

Eka resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kemarin. Dia menggantikan Neneng Hasanah Yasin yang resmi mengundurkan diri karena terjerat kasus hukum.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya