Berita

Foto:RMOL

Nusantara

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Dengan Kekerasan Terhadap Bos SPBU

SABTU, 18 MEI 2019 | 15:37 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Subdit 3 Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang korbannya merupakan pemilik SPBU.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum PMJ AKBP Ade Ary Syam menjelaskan, dari hasil pengembangan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ternyata tersangka diketahui merupakan sang sopir korban.

"Saat melakukan olah TKP, tersangka ada di situ karena TSK merupakan supir korban yang sudah bekerja selama 4 tahun. Saat melakukan olah TKP, penyidik kami melakukan introgasi dan wawancara dengan orang yang ada di sekitar TKP dan mengarah kepada TSK ini," kata Ary di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (18/5).


Lebih lanjut Ary menjelaskan, saat penyidik menanyakan alibi, tersangka tidak bisa menyampaikan alibi yang kuat, sehingga saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti merupakan uang sebesar Rp 84 juta.

"Dan alat yang digunakan tersangka untuk melukai korban yang dibuang oleh tersangka di sungai daerah Jalan Tendean, dekat sekolah Tarakanita," jelas Ary.

Adapun kronologis pencurian dengan kekerasan itu terjadi pada 17 Mei 2019, sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, tersangka  yang juga sopir korban bersembunyi di balik tiang di dalam rumah, untuk melancarkan aksi dan menghilangkan jejak, tersangka memotong kabel CCTV rumah korban.

Pada saat karyawan SPBU menyetorkan uang melalui lobang pintu rumah korban, dan korban masuk ke dalam rumah, pelaku yang sudah bersembunyi di balik tiang rumah langsung menghampiri korban dan kemudian memukul korban sebanyak tiga kali. Dan pelaku langsung mengambil uang yang baru saja diterima dari karyawannya sejumlah Rp 84 juta.

Pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya