Berita

Argo Yuwono/Net

Nusantara

Polda Pastikan DKI Aman Dari Begal

RABU, 15 MEI 2019 | 13:51 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Aksi pembegalan atau kejahatan jalanan masih marak terjadi di DKI Jakarta. Teranyar, ada kasus percobaan pembegalan yang terekam kamera oleh pengendara sepeda motor di Gandaria, Jakarta Selatan.

Baca: Seorang Vlogger Motor Diduga Akan Dibegal Di Gandaria

Tak hanya itu, aksi tawuran remaja juga sering terjadi pada malam hari di bulan suci Ramadan ini.


Keberadaan gangster juga kian marak. Bahkan warga acapkali resah dengan pesan berantai di media sosial yang berisi imbauan untuk waspada terhadap aksi gangster dan begal yang kian marak terjadi di Jakarta saat malam hari.

Mengenai itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengaku telah mendapatkan informasi dan melihat banyaknya postingan yang viral di media sosial.

Menurut Argo, beberapa pesan berantai ataupun postingan merupakan kejadian lama yang kembali diviralkan. Tujuannya, membuat masyarakat resah.

"Kemudian juga ada berbagai foto digabung antara foto dan video kemudian diviralkan, ada kasus-kasus lama dinaikkan (diviralkan) kembali. Ada broadcast jangan sampai melintas kalau malam-malam itu ya karena banyak begal," jelas Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (15/5).

Walaupun banyak kejadian kejahatan di jalanan, Argo mengaku wilayah DKI Jakarta aman dari gangguan kamtibmas. Sehingga, dia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut beraktivitas pada malam hari.

"Selama ini mulai dari awal Mei sampai sekarang kita belum dapatkan laporan terkait adanya broadcast yang menyesatkan di Jakarta ini. Saya nyatakan sekali lagi Jakarta aman, tidak masalah, silakan beraktivitas, silakan datang ke Jakarta, dari kepolisian Polda Metro Jaya siap untuk mengamankan," tegas Argo.

Namun, Argo mengaku pihak kepolisian Polda Metro Jaya selalu melakukan patroli malam yang dilakukan untuk mencegah adanya gangguan Kamtibmas. Patroli dilakukan sejak pukul 23:00 WIB hingga pukul 05:00 WIB esoknya.

"Kami akan patroli gabungan antara Polri dan TNI yang kita lakukan," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya