Berita

Bupati Banyuwangi Azwar Anas/Net

Nusantara

Roadshow Ke Pesantren, Bupati Anas Ajak Dakwah Di Medsos

RABU, 15 MEI 2019 | 08:21 WIB | LAPORAN:

Perkembangan media sosial berdampak ke banyak hal. Tak terkecuali terhadap perilaku beragama. Banyak konten media sosial (medsos) yang menjadi rujukan bagi orang-orang yang ingin mengenal Islam.

Fenomena tersebut ternyata mendorong Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengajak sejumlah pesantren di Banyuwangi untuk turut berdakwah di medsos.

"Menurut hasil survei, saat ini yang menjadi ulama panutan dan favorit bukanlah kiai-kiai pesantren, seperti KH. Maimoen Zubair atau KH. Mustofa Bisri. Beliau, beliau, ada di posisi belasan. Justru yang terfavorit adalah ustaz yang kerap muncul di media sosial," ujar Anas saat berkunjung ke Pesantren Rabithatul Islam, Genteng, Kecamatan Banyuwangi, Selasa (13/5).


Untuk itu, Anas mengharapkan sejumlah kiai atau pun para cendekiawan di sejumlah pesantren di Banyuwangi turut aktif dalam berdakwah di jagad maya tersebut. Narasi keagamaan yang berkembang di medsos didominasi model beragama yang puritan. Hal ini perlu diimbangi dengan konten keagamaan yang lebih moderat.

"Corak keberagamaan di pesantren yang lebih moderat dan santun perlu disebarluaskan di medsos. Generasi milenial yang sedang tumbuh gairah keberagamaannya, harus dikenalkan dengan narasi yang demikian. Bukan seperti saat ini yang cenderung keras dan puritan," terang Anas.

Pada kunjungan ke sejumlah pesantren tersebut, Anas juga mengajak kepada semua pihak untuk turut menjaga dan mengawasi perilaku generasi muda. Di era yang serba digital seperti saat ini, menjadikan banyak bentuk kejahatan dan pelanggaran yang juga bersifat digital.

"Hanya lewat hp ini, sekarang anak-anak bisa melakukan apa saja. Termasuk juga kemaksiatan hingga kejahatan. Mulai kecanduan pornografi, judi online, prostitusi online dan lain sebagainya," ungkap Anas.

Untuk itu, orang tua harus lebih peduli dengan aktivitas anak-anaknya. "Jangan hanya sekadar dibelikan HP terus selesai. Tapi, perhatikan apa yang dibrowsing anak-anak, yang didownload, yang diinstal di HP mereka. Orang tua harus tahu," papar Anas.

Pengawasan terhadap anak yang demikian, tak cukup hanya dipasrahkan ke lembaga pendidikan. Tapi, tiga komponen harus saling menguatkan. Selain lembaga pendidikan, orang tua dan lingkungan juga harus berperan aktif.

"Saya kira, pesantren dan sekolah sudah cukup aktif melakukan pengawasan. Namun, jika orang tua dan lingkungan acuh tak acuh, pengawasan di pesantren dan sekolah akan percuma," imbuhnya.

Pada hari ke-delapan Ramadan tersebut, Anas melakukan roadshow ke sejumlah pesantren di Banyuwangi. Pertama yang dituju adalah Pesantren Sunan Kalijaga di Desa Parijatah Wetan, Srono. Selain silaturahmi dengan sejumlah kiai, tokoh masyarakat dan santri, juga salat ashar berjamaah dan ziarah ke makam pendiri pesantren almarhum KH. Mahrus Ali.

Setelah itu dilanjutkan buka bersama di Pesantren Rabithatul Islam di Jenisari. Lanjut ke Pesantren Al-Mubarok, Sawahan, Genteng. Terakhir, bersilaturahmi ke Pesantren Ibnu Sina, Genteng. Hal ini sebagai bagian dari agenda safari Ramadan yang rutin dilakukan tiap tahun. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya