Berita

Ribuan buruh di Palembang/RMOL

Nusantara

May Day, Ribuan Buruh FSB Nikeuba KSBSI Palembang Turun Ke Jalan

RABU, 01 MEI 2019 | 19:36 WIB | LAPORAN:

Federasi Serikat Buruh Niaga Informatika Keuangan dan Perbankan Konfederasi Serikat Buruh sejahtera indonesia (FSB Nikeuba KSBSI Palembang) melakukan aksi turun ke jalan dalam rangka memperingati hari buruh sedunia di Palembang, Rabu (1/5).

Massa yang turut dalam aksi tersebut berkumpul di BKB yang merupakan jantung kota Palembang. Dengan memakai atribut warna merah, ribuan peserta menggunakan motor dan mobil bergerak ke arah kantor Gubernur dan kantor DPRD Provinsi sembari membentangkan spanduk dan poster berisi beberapa tuntutan.

"May day adalah peringatan tragedi kemanusiaan dan sebagai hari bersejarah atas meninggalnya ratusan pahlawan buruh yang pada akhirnya dapat mengubah peradaban jam kerja di seluruh dunia," kata Ketua FSB Nikeuba KSBSI Sumsel, Hermawan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/5).


Mengingat kentalnya nuansa sejarah, ia pun menilai perayaan hari buruh yang berlangsung layaknya sebuah pesta akan kontraproduktif dengan tujuan sesungguhnya.

"Kita sebagai kaum buruh sejatinya dapat berpikir kritis atas sejarah may day untuk dijadikan simbol perlawanan terhadap ketidakadilan," jelasnya.

May day, kata dia, bukanlah acara suka cita layaknya pesta konser atau ulang tahun. Terlebih kondisi saat ini dinilai tidak relevan karena faktanya masih banyak terjadi carut-marut penegakan hukum dunia ketenagakerjaan.

Koordinator Wilayah KSBSI Sumatera Selatan, Ali Hanafiah dalam orasinya menekankan bahwa Pengawas Ketenagaakerjaan dan PPNS terkesan jalan di tempat dalam penegakan pidana ketenagakerjaan.

"Seluruh laporan pidana ketenagakerjaan belum ada satu pun yang sampai P-21 atau naik ke kejaksaan, apalagi sampai ke pengadilan," tandasnya.

Dalam aksi ini, ada beberapa tuntutan yang disampaikan. Beberapa di antaranya adalah tolak outsoursing, tolak sistem kerja kontrak, tolak PP 78, dan tuntutan atas penegakan hukum di bidang ketenagakerjaan yang belum berjalan maksimal.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya