Berita

Basaria Panjaitan/RMOL

Hukum

Begini Kronologi Lengkap OTT Bupati Talaud

SELASA, 30 APRIL 2019 | 22:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sebanyak enam orang saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) di dua tempat yakni Jakarta dan Manado.

Mereka adalah SWM (Sri Wahyumi Maria Manalip) Bupati Kabupaten Kepualaun Talaud periode 2014-2019, BNL (Benhur Lalenoh), Timses Bupati- Pengusaha, BHK (Bernard Hanafi Kalalo), ASO (Ariston Sasoeng) Ketua Pokja, Anak dari BHK, dan Sopir BNL.

Saat di Manado, KPK mengamankan Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip (SWM) dan Ariaton Sasoeng (ASO) selaku Ketua Pokja. Sementara, empat orang diamankan KPK di Jakarta yaitu BNL, BHK, Sopir BNL, dan Anak BNL yang berada di sebuah apartemen.


"KPK mengamankan total 6 orang di dua kota berbeda yaitu di Jakarta dan Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara," kata Barasia Panjaitan saat jumpa pers, Jakarta, Selasa (30/4).

Saat OTT pada hari Minggu (28/4) malam, diketahui BHK bersama anaknya membeli barang-barang mewah berupa 2 tas, 1 jam tangan dan seperangkat perhiasan berlian dengan total nilai Rp 463.855.000 rupiah di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta untuk Bupati Talaud. Namun, karena tidak pas dengan ukuran tangan Bupati, maka jam tangan baru yang akan dibelibitu diambil pada esok harinya, (29/4)

Selanjutnya, terjadi komunikasi antara pihak-pihak terkait bahwa barang akan diantar ke Bupati Talaud yang direncanakan akan diberikan saat ulang tahun Bupati SWM.

Sebelum barang-barang tersebut dibawa ke Talaud, sekitar pukul 22.00 WIB, tim KPK mengamankan BNL, BHK, dan sopir BNL, di sebuah hotel di Jakarta dan langsung membawa empat orang tersebut ke Kantor KPK.

"Pada saat ini diamankan sejumlah barang yang diduga merupakan fee proyek," kata Basaria.

Tim KPK juga kemudian mengamankan anak BHK pukul 04.00 pagi di salah satu apartemen di Jakarta.

Sementara di Manado, tim KPK mengamankan ASO sekitar pukul 8.55 WITA dan mengamankan uang Rp50 juta. Selanjutnya tim KPK mengamankan SWM (Bupati Talaud) di Kantor Bupati pada pukul 11.35 WITA.

Melalui jalur udara, ASO dan SWM diterbangkan ke Jakarta oleh tim terpisah Tim yang membawa SWM mendarat di Bandara Jakarta sekitar Pk18.30 WIB dan kemudian dibawa ke kantor KPK untuk proses lebih lanjut.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya