Berita

Gedung KPK/Net

Hukum

KPK Jalin Kerja Sama Pencegahan Korupsi Terintegrasi Dengan Pemda Jawa Barat

SENIN, 29 APRIL 2019 | 13:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kerja sama optimalisasi pendapatan daerah dan penertiban barang milik daerah se-Jawa Barat di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Senin (29/4).

"Hari ini KPK turut menyaksikan penandatanganan dokumen kerjasama tersebut terkait optimalisasi pendapatan daerah dan penertiban barang milik daerah se Jabar," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keteraannya di Jakarta, Senin (29/4).

Penandatanganan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, hingga Direktur Utama Bank BJB.


"Kerja sama ini adalah salah satu upaya KPK dalam pemberantasan korupsi terintegrasi," kata Febri.

Melalui kerja sama tersebut, lanjut Febri, Pemda akan mengimplementasikan aplikasi alat rekam data transaksi secara online yang bisa dipantau secara real time.

"Dengan begitu, semua transaksi akan terekam dan menutup celah korupsi," ujar Febri.

Adapun, perjanjian kerjasama antara Pemda dengan dengan Badan Pertanahan Nasional meliputi; Sertifikasi Tanah Pemerintah dalam rangka mendorong penertiban aset Pemda (terutama tanah).

Kemudian, koneksi 'host-to-host' untuk BPHTB, penggunaan data bersama zonasi nilai tanah dalam konteks optimalisasi pendapatan asli daerah kabupaten/kota dan pendaftaran tanah sistemik lengkap.

Febri menambahkan, setelah penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut, akan dilakukan workshop Implementasi host-to-host BPHTB Pemda se-Jawa Barat dengan BPN Provinsi Jawa Barat.

"Untuk penertiban aset daerah akan diselenggarakan rapat koordinasi penertiban aset dengan BPN, Polda, dan Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Barat," demikian Febri.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya