Berita

Budi Kelana Mulia (tengah)/Repro

Politik

Jurdil2019 Dikloning Orang Tidak Kenal

SABTU, 20 APRIL 2019 | 21:56 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Jurdil2019 yang dikelola secara mandiri dan independen untuk mengumpulkan C1 dari relawan diganggu oleh pihak yang tidak dikenal.

Awalnya, alamat web Jurdil2019 pada www.Jurdil2019.org dikloning ke domain www.Jurdil2019.net yang isinya berbeda dengan hasil real count Jurdil2019.
Namun belakangan, alamat web Jurdil2019 pun tidak bisa diakses melalui sejumlah provider.

Demikian disampaikan pengelola Jurdil2019, Budi Kelana Mulia, dalam siaran di Radio Digital Bravos beberapa saat lalu, Sabtu malam (20/4).

Demikian disampaikan pengelola Jurdil2019, Budi Kelana Mulia, dalam siaran di Radio Digital Bravos beberapa saat lalu, Sabtu malam (20/4).

“Jurdil2019 kelihatannya sudah dianggap sebagai sesuatu yang mengganggu,” ujar pria yang biasa disapa Muli itu.

“Saat sekarang ini tidak dapat diakses dari beberapa provider, seperti Indihome, XL dan First Media, dan bisa menyebar ke beberapa provider lain,” sambungnya.

Menurutnya apa yang dialami Jurdil2019 adalah pembungkaman yang sistematis.

Sebelum menyampaikan pengumuman mengenai kendala yang dihadapi Jurdil2019, Muli menyampaikan perkembangan hasil penghitungan suara sementara yang mereka peroleh dari form C1 yang dikirimkan oleh masyarakat.

Menurut perhitungan dari 4.794 TPS di 34 provinsi hingga Sabtu malam, pasangan Prabowo-Sandi memperoleh suara nasional sebesar 60,3 persen. Adapun pasangan Jokowi-Amin memperoleh 37,8 persen.

Muli juga menguraikan perolehan sementara di sejumlah provinsi besar, yang secara umum dimenangkan Prabowo-Sandi.

Di Jawa Barat Prabowo-Sandi memperoleh 61,8 persen, lalu di Jawa Timur (52 persen), Sumatera Utara (70,9 persen), Banten (62,3 persen), dan DKI Jakarta (53,1 persen).

Di Jawa Tengah pasangan ini untuk sementara menderita kekalahan, dan memperoleh 31,2 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya