Berita

Panggung Perlawanan Rakyat/RMOL

Politik

Seknas Prabowo-Sandi Minta Rakyat Tidak Mendiamkan Indikasi Kecurangan Pemilu

SABTU, 20 APRIL 2019 | 20:27 WIB | LAPORAN:

Direktur Eksekutif Sekretaris Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi, George Edwin mengatakan, kecurangan Pemilu 2019 sangat gamblang terlihat. Rakyat pun dimintanya untuk tidak tinggal diam.

Kecurangan pemilu bahkan katanya tak hanya terjadi di dalam negeri, melainkan juga di luar negeri.

"Kecurangan di mana-mana. Baik di dalam negeri, maupun di luar negeri. Dengan cara yang diam-diam maupun dengan cara yang terang-terangan," katanya dalam sambutan di acara Panggung Perlawanan Rakyat di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Menteng, Sabtu (20/4).


Yang paling memprihatinkan, lanjut George Edwin, kecurangan tidak hanya dilakukan oleh para pendukung pasangan calon, melainkan dilakukan pula oleh para petinggi dari instansi tertentu.

"Kalau anda mengkhianati suara rakyat, anda akan berhadapan dengan suara rakyat. Kalau anda mengkhianati suara rakyat, Allah yang akan membalas kedzaliman anda," tegasnya.

Maka dari itu, dimintanya semua relawan Prabowo-Sandi untuk tidak tinggal diam dan hanya berpangku tangan. Konkretnya yakni dengan menyuarakan unek-unek mereka terkait kecurangan di pemilu 2019 yang mereka temui di atas Panggung Perlawanan Rakyat yang telah disediakan.

"Supaya mereka (penyelenggara pemilu) mendengar, supaya mereka sadar bahwa rakyat tidak akan diam berpangku tangan. Rakyat tidak akan biarkan kedzaliman menguasai negeri ini," tekannya.

Tak hanya itu, sebagaimana yang dilakukan oleh para pejuang bangsa ini, George pun mengajak semua pihak untuk ikut memperjuangkan pemilu yang jujur dan adil. Konkretnya dengan melawan kecurangan pemilu itu sendiri. Sebab dirinya tak ingin bangsa ini dipimpin oleh orang yang kebijakannya lebih banyak menguntungkan pihak asing.

"Apakah sekarang ini kita akan serahkan republik ini kepada antek-antek pengkhianat. Sejengkal pun kita akan pertahankan negara ini. Maka kita lawan kedzaliman, kita lawan kecurangan dengan darah dan air mata dan berbagai macam kemampuan yang kita punya," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya