Berita

Prabowo dan Sandiaga Uno/Net

Politik

Seknas: Prabowo-Sandi Sudah Menang, Jangan Terpengaruh Quick Count

SABTU, 20 APRIL 2019 | 18:01 WIB | LAPORAN:

Hasil hitung cepat alias quick count yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei dinilai hanya untuk meruntuhkan semangat para saksi, relawan dan masyarakat untuk mengawal hasil perhitungan pemilu 2019. Sebab, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno  diyakini telah keluar sebagai pemenang di Pilpres 2019.

Direktur Eksekutif Sekretaris Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi, George Edwin mengimbau semua masyarakat untuk tidak percaya dengan hasil quick count yang telah diumumkan kebanyakan lembaga survei.

"Kita jangan terpengaruh," tegasnya dalam sambutan di acara Panggung Perlawanan Rakyat di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Menteng, Sabtu (20/4).


Perlu diketahui, pasca Pemilu, Rabu, 17 April kemarin, tepatnya setelah pukul 15.00 WIB, sebagian besar quick count lembaga survei seakan kompak menyatakan kalau Prabowo-Sandi kalah atas pasangan Jokowi-Maruf. Tak tanggung-tanggung, rata-rata dari mereka menyatakan elektabilitas 01 unggul lebih dari 10 persen atas 02.

Ditekankan George, pengumuman hasil quick count yang dilakukan lembaga survei itu hanyalah untuk mendowngrade semangat para relawan, masyarakat, dan saksi. Sebab jika mereka sudah merasa kalah, nantinya mereka akan kurang fokus menjaga TPS, kurang serius menjaga C1, dan lain sebagainya.

"Maka hari ini kami sampaikan bahwa itu semua adalah bohong. C1 yang real count (BPN) yang sudah kita hitung sudah di tas 70 persen. Dan Insya Allah kemenangan ada di pihak 02," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya