Berita

Rieke Diah Pitaloka/Net

Politik

Tim Alpha Dan KAMMU Jokowi Tetap Kawal Suara Jokowi Di Jabar

JUMAT, 19 APRIL 2019 | 17:28 WIB | LAPORAN:

Pertarungan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Jawa Barat menjadi penentuan penambahan suara pasangan calon noomr urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin secara nasional.

Di luar perhitungan banyak pihak, kolaborasi tim Alpha dan KAMMU Jokowi di Jabar memberikan andil terhadap penambahan suara paslon 01 pada Pilpres 2019 dibandingkan perolehan suara Jokowi-Kalla pada 2014.

"Pada H-7 kami memprediksi paslon 01 minimal mencapai perolehan 50,7 persen di Jawa Barat. Namun, tentu saja ada beberapa faktor yang terjadi sehingga mengakibatkan pergeseran kembali suara," kata Ketua Nasional Tim Alpha, Rieke Diah Pitaloka.


Hal ini tidak membuat tim Alpha gentar meski meski ada upaya keras menurunkan elektabilitas Jokowi di Jabar dari 2014.

"Justru hingga hasil penghitungan akhir KPU nanti, kerja seluruh elemen pendukung Jokowi jadi penentuan," terangnya.  

Menurut Rieke, perolehan suara Jabar berpengaruh signifikan pada perolehan suara paslon 01 nasional. Sebab, DPT Jabar terbesar seluruh Indonesia.

"Disamping Teh Rieke mengkonsolidasikan jaringan buruh, petani, nelayan dan pesantren di Jawa Barat, Tim Alpha bersama KAMMu Jokowi melakukan  upaya penggalangan terhadap suara milenial, khususnya dari kelompok Muhammadyah,” kata Ibad Abadi selaku ketua KAMMU Jokowi.

Ibad menjelaskan, KAMMU Jokowi melakukan berbagai kegiatan secara terbuka maupun senyap, seperti kopi darat milenial, menangkalhoax, gerak jalan Pancasila, hingga upaya penjemputan langsung pemilih Paslon 01 ke TPS.

Meskipun hasil hitung cepat menyatakan paslon 01 menang, Rieke mendukung pernyataan Jokowi.

"Seperti yang disampaikan oleh Pak Jokowi kita tetap menunggu hasil akhir yang disampaikan oleh KPU. Kepada kawan-kawan Tim Alpha Jabar dan KAMMu Jokowi, perjuangan memenangkan Paslon 01 belum selesai. Jaga dan kawal penghitungan suara hingga selesai," pungkas Rieke.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya