Berita

Foto: Repro

Politik

Dubes Rusdi Kirana Harus Diseret Ke Pengadilan Jika Tersangkut Kasus Surat Suara Tercoblos

JUMAT, 19 APRIL 2019 | 10:20 WIB | LAPORAN:

RMOL. Barisan pendukung pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk segera merampungkan pendalaman kasus dugaan surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia.

Ketua Umum Benteng Prabowo, Syafti Hidayat mengatakan, jika terbukti secara sah dan meyakinkan, maka Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) harus segera menetapkan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana sebagai tersangka.

"Dan diajukan ke pengadilan, karena ini terkait pidana Pemilu," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik, Jumat (19/4).


Kasus ini bermula dari rekaman video yang menunjukkan surat-surat suara tercoblos di dalam sebuah ruko kosong di Selangor, Malaysia, beredar.
Surat suara tercoblos ditemukan Kamis (11/4) pekan lalu.

Dalam video tersebut, surat-surat suara itu terlihat tercoblos calon presiden nomor urut 01, Jokowi-Maruf dan beberapa caleg Partai Nasdem.  Salah satunya yang tercoblos nama Davin Kirana, putra Rusdi Kirana yang maju pencalegan Dapil Jakarta 2 dari Partai Nasdem.

KPU telah memastikan surat suara tercoblos di Selangor tersebut tidak dihitung sebagai hasil pemungutan suara.

"Jika Rusdi Kirana sebagai Dubes Malaysia tersangkut dalam kasus sengkarut pemilu di Malaysia sebaiknya dipecat saja," desak Syafti yang juga Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem).

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya