Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Elite Politik Harus Tunjukkan Kedewasaan

JUMAT, 19 APRIL 2019 | 04:04 WIB

Elite politik diingatkan harus bisa menunjukkan kedewasaan dan kenegarawanan, setelah pemungutan suara Pemilu 2019 sembari menunggu hasil penghitungan Komisi Pemilihan Umum.

"Seorang negarawan harus siap kalah dan siap menang. Elite politik harus bisa menenangkan pendukungnya," kata mantan Rektor UIN Bandung Profesor Nanat Fatah Natsir.

Menurutnya, elite politik jangan bersikap reaktif terhadap dinamika politik setelah pemungutan suara dan melontarkan wacana-wacana yang kontraproduktif menanggapi hasil hitung cepat yang dipublikasikan.


Elite politik dan para pendukung harus bersabar dan menyerahkan penghitungan suara kepada KPU, meskipun harus cukup lama menunggu hasilnya.

Karena itu, Nanat juga meminta agar KPU bekerja cepat dan akurat agar masyarakat tidak terlalu lama menunggu ketidakpastian hasil penghitungan suara.

"KPU harus jujur adil dan terbuka. Jangan ada celah-celah kecurigaan dari masyarakat," ujar Nanat.

Apapun hasil penghitungan suara, dia meminta para elite politik dan pendukungnya menyikapi dengan tidak berlebihan. Kalaupun ada ketidakpuasan untuk menyelesaikan sengketa pemilu melalui lembaga yang berwenang.

"Elite politik jangan mendorong tindakan kekerasan menanggapi apapun hasil pemilu," imbuh Nanat, seperti dikutip Antara, Jumat (19/4).  

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya