Berita

Ketua KPU Arief Budiman/RMOL

Politik

KPU Tak Punya Anggaran Untuk Anggota KPPS Yang Meninggal

KAMIS, 18 APRIL 2019 | 22:52 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelumnya telah mengajukan anggaran untuk menjamin asuransi para petugas dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Namun sayangnya tidak disetujui.

Hal itu disampaikan Ketua KPU, Arief Budiman menanggapi adanya beberapa anggota KPPS yang meninggal dunia akibat kelelahan saat bertugas dalam pemungutan suara.

"KPU ketika menyusun anggaran sudah mengajukan agar ada anggaran untuk asuransi. Tetapi ketika pembahasan itu tidak disetujui. Ya jadi artinya enggak ada anggaran asuransi untuk mereka," ungkap Arief di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Kamis (18/4).


Dengan ini, Arief menekankan adanya dukungan dari semua pihak untuk mendukung pemilu berjalan lancar. Arief juga menekankan bahwa tugas KPPS tidaklah ringan.

"Ya syarat-syaratnya kan ada. Makanya ini harus kita support semua. KPU beserta jajarannya termasuk bawahannya itu sangat berat fisik dan mental. Maka kita harus support, dukung mereka supaya mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan lancar," tandasnya.D

alam proses pemilu pada Rabu (17/4), beberapa kabar duka datang dari para petugas KPPS berdasarkan data yang dihimpun Kantor Berita Politik RMOL.

Beberapa di antaranya adalah DF (41) yang bertugas di TPS 03, Jalan Biawan, Gang Semangat 10, RT 7 Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir, Kalimantan Timur meninggal dunia setelah selesa menjalankan tugas di TPS pada Kamis pagi.

Selain itu juga AS, Ketua KPPS TPS 017 yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 017 Tamansari, Jakarta Barat meninggal akibat sakit dan kelelahan.

Adapun AS (40) anggota KPPS di TPS 04 Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Agus Susanto (40) meninggal dunia saat beristirahat usai melakukan tugasnya dan sempat mengantarkan kotak suara ke kelurahan.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya