Berita

Jurubicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade/RMOL

Politik

Prabowo Deklarasi Kemenangan, BPN: Lembaga Survei Boleh, Masa Kami Enggak

KAMIS, 18 APRIL 2019 | 20:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Jurubicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menjelaskan maksud deklarasi kemenangan pasangan calon (paslon) presiden wakil presiden Prabowo-Sandi.

Menurutnya, tim internal telah merekapitulasi suara hingga 60 persen dan hasilnya Prabowo-Sandi menang.

"Saya bilang data real count kami udah 60 persen masuk. Orang yang lembaga-lembaga survei aja boleh (deklarasi) kok yang bukan kandidat," kata Andre usai deklarasi kemenangan Pilpres di Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Kamis (18/4) malam.


Andre juga menyinggung masalah hasil survei sejumlah lembaga yang memprediksi paslon Jokowi-Maruf unggul selisih 20 persen. Namun hal itu tak terbukti di perhitungan cepat atau quick count.

"Coba anda tanya sama lembaga survei itu, mereka berani bilang Pak Jokowi unggul 20 persen. Sekarang mereka quick count hanya 9 persen. Coba tanya, kenapa beda 20 persen jadi 9 persen. 12 persen survei itu kemana," imbuhnya.

"Apa itu memang opini yang dibangun agar masyarakat pilih Jokowi? Coba tanya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Andre juga menyesalkan sejumlah dugaan kecurangan Pilpres 2019 yang menurutnya dipertontonkan secara vulgar oleh pihak-pihak terkait. Menurutnya, hal tersebutlah yang membuat Jokowi-Maruf unggul di versi quick count.

"Jadi gini, kami temukan kecurangan yang masif, terstruktur, ya mungkin saja kami akan gugat ke MK. Dan kami tetap menghormati dan menunggu hasil KPU," demikian Andre.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya