Berita

Wairjen TNI Marsda Sri Pulung D/Net

Politik

TNI Bersama Komponen Bangsa Kawal Terus Tahapan Pemilu

KAMIS, 18 APRIL 2019 | 14:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Bangsa Indonesia patut bersyukur karena Pemilu serentak 2019 berjalan dengan baik, dan tetap berdoa agar tahapan berikutnya juga berjalan dengan sukses. Sudah tentu tahapan-tahapan tersebut masih membutuhkan perhatian. Untuk itu, TNI bersama seluruh komponen bangsa harus tetap mengawal sampai seluruh tahapan selesai.

Demikian amanat tertulis Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang dibacakan Wairjen TNI Marsda Sri Pulung D. saat menjadi Inspektur Upacara Bendera di Lapangan Apel Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/4).

Panglima TNI memerintahkan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk tetap melaksanakan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing.


"Tingkatkan terus kepekaan, kepedulian, kesiapsiagaan serta kedepankan upaya cegah dini dan deteksi dini untuk bantu amankan jalannya proses pesta demokrasi. Bangun terus kedewasaan berdemokrasi di tengah-tengah masyarakat," tegasnya dalam keterangan tertulis Puspen TNI.

Menurutnya, perbedaan pandangan dan pilihan tidak berarti persatuan dan kesatuan sebagai bangsa yang besar harus terkikis. "Pemilu hendaknya menjadi wahana untuk memilih pemimpin-pemimpin bangsa serta wakil- wakil rakyat yang terbaik," katanya.

Panglima TNI mengingatkan bahwa rangkaian Pemilu belum berakhir, dan penyelenggaraan Pemilu hanyalah salah satu dari perhelatan even nasional yang harus diamankan. "Masih banyak tugas-tugas kedepan yang membutuhkan peran serta TNI serta pemikiran dan perhatian seluruh prajurit dan PNS TNI," ujarnya.

Selanjutnya dikatakan bahwa tanggal 17 April 2019 merupakan tonggak strategis bagi bangsa dan negara Indonesia. Pemilu serentak telah dilaksanakan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden serta anggota legislatif, dari tingkat pusat sampai tingkat kabupaten/kota.

"Keberhasilan pelaksanaan pesta demokrasi tersebut tidak terlepas dari peran serta seluruh prajurit dan PNS TNI, baik itu sebagai bagian dari komponen bangsa, maupun bagian dari TNI sebagai sebuah institusi," jelasnya.

"Saya ingin menyampaikan penghargaan yang tulus dan terima kasih kepada seluruh prajurit dan PNS TNI, dimanapun berada dan bertugas. Pengorbanan saudara-saudara menjadi pondasi yang kokoh bagi kehidupan berbangsa dan bernegara," tuturnya menambahkan.

Di akhir amanatnya Panglima TNI mengatakan bahwa prajurit dan PNS TNI adalah bagian dari sebuah organisasi yang lebih besar. Peran setiap orang sebagai warga negara, untuk kebaikan, sekecil apapun, adalah bagian dari bangunan yang lebih besar, bangunan bangsa dan negara.

"Itu pulalah yang dilakukan oleh para pejuang-pejuang pendiri bangsa, dengan pengorbanan jiwa raganya untuk Merah Putih," ungkapnya.

"Jangan pernah ragu, jangan pernah merasa lelah, karena tugas yang kita tunaikan hari ini adalah demi masa depan bangsa dan negara, demi generasi mendatang dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkasnya.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya