Berita

Tasyakuran kemenangan Jokowi-Maruf oleh RPG/Net

Politik

Rumah Pergerakan Gus Dur Gelar Tasyakuran Kemenangan Jokowi-Maruf Versi Hitung Cepat

KAMIS, 18 APRIL 2019 | 14:10 WIB | LAPORAN:

Rumah Pergerakan Gus Dur (RPG) menggelar tasyakuran atas kemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 berdasarkan hitung cepat sejumlah lembaga survei di tanah air pada Rabu malam (17/4).

Paslon 01 ini disebut memperolah suara antara 54-56 persen, sedangkan Paslon 2 Prabowo-Sandiaga Uno memperoleh suara 45-46 persen.
Turut hadir dalam acara ini para ulama dan kiai antara lain Tuanku Guru Bajang (TGB), KH. Mohammad Abdul Mujib, KH. Abudin Abdus Somad, KH. M Rais, KH. Hariruddin, KH. Syihabuddin Ahmad, KH. Fathuri, DR. H. Abduh, KH. Muhtadin.

Selain itu hadir juga KH. Salamun, KH. Fakhruddin, KH. Nurhadi, KH. Furqon, KH. Muqsid, KH Rumadi. Sedangkan Ustadz Yusuf Mansyur yang di rencanakan hadir namun batal karena sedang tidak sehat.

Selain itu hadir juga KH. Salamun, KH. Fakhruddin, KH. Nurhadi, KH. Furqon, KH. Muqsid, KH Rumadi. Sedangkan Ustadz Yusuf Mansyur yang di rencanakan hadir namun batal karena sedang tidak sehat.

Lokasi acara penuh sesak oleh jemaah Gusdurian dan hadirin yang berbusana putih dari para hafidz dan hafidzah khataman Al-Quran.

"Alhamdulillah kita bersyukur quick count dari hampir semua lembaga survei yang terpercaya dan independen menunjukkan Jokowi-Ma'ruf memenangkan Pilpres kali ini", ujar Yenny Wahid pemimpin Rumah Pergerakan Gus Dur (RPG) dalam keterangannya, Kamis (18/4).

Namun Yenny meminta pendukung Jokowi-Ma'ruf tetap menunggu hasil perhitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Yenny merasa bangga menjadi bagian dari kemenangan Paslon 01. Yenny  menegaskan dirinya tidak mengincar posisi menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf kelak seperti isu yang beredar di kalangan media yang menyebut dirinya bakal menempati posisi Mensos yang pernah di tempati kader NU yang saat ini menjabat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Ke depan kita terus memberikan kontribusi, memberikan input-input yang positif bagi beliau agar menguatkan beliau memipin negeri ini", pungkas Yenny.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya