Berita

Sandiaga Uno dan para relawan Pass Lantang/Net

Politik

Relawan Passlantang Dan Pendukung 02 Diimbau Tidak Terprovokasi

KAMIS, 18 APRIL 2019 | 13:39 WIB | LAPORAN:

Passlantang, yang merupakan simpul relawan dari keluarga besar Partai Bulan Bintang (PBB), meminta seluruh relawannya dan pendukung Prabowo-Sandi untuk tetap tenang.

Kornas Pass Lantang, Yunasdi menilai Pemilu serentak kemarin secara garis sudah terselenggara dengan tertib. Namun begitu, kata dia, berbagai tindakan kecurangan di berbagai tempat oleh pihak-pihak tertentu, mulai dari luar negeri seperti Malaysia serta daerah di Indonesia masih terjadi.

"Untuk itu kami meminta kepada seluruh relawan Passlantang tidak terprovokasi," katanya.


Terkait perhitungan cepat Pilpres dari beberapa lembaga survei, Yunasdi meminta kepada relawan Passlantang dan seluruh pendukung pasangan 02 untuk tidak terpengaruh sama sekali.

"Sebab lembaga survei tersebut diduga merupakan orang bayaran dari pihak paslon tertentu," tegas Yusnadi.

Relawan Pass Lantang dan keluarga besar PBB juga diimbau untuk tetap memantau serta mengawal surat suara sejak dari TPS sampai ditetapkannya jumlah suara di kecamatan masing-masing.

"Mengingat hasil survei Badan Pemenangan Nasional (BPN), suara untuk Prabowo-Sandi sebesar 55,4 persen, sementara Jokowi-Maruf hanya 42,8 persen," ujarnya.

Yusnadi juga menegaskan bahwa hasil Pemilu yang berkekuatan hukum berdasarkan ketetapan dari lembaga KPU dan bukan hasil hitung cepat.

"Sehingga hal yang paling strategis hari ini adalah memastikan dan mengawal KPU untuk bekerja sesuai aturan dengan jujur dan adil," imbuhnya. 

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya