Berita

Amirullah Hidayat/Net

Politik

Korsa Tantang Lembaga Survei Buka Sampel TPS

KAMIS, 18 APRIL 2019 | 08:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Publik mulai meragukan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei yang memenangkan pasangan Joko Widodo-Maruf Amin. Data sampel menjadi hal yang terus dipertanyakan publik.

Untuk itu, Koordinator Komunitas Relawan Sadar (Korsa) Amirullah Hidayat menantang para lembaga survei untuk berani membuka sampel mereka.

“Buka hasil pencoblosan dari TPS yang jadi sampling di website masing-masing. Kita adu data dengan lembaga survei di TPS tersebut,” tegas Amir dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/4).


Hanya dengan begitu, sambung Amir, ada kesempatan bagi publik untuk menguji kebenaran data lembaga-lembaga survei tersebut. Termasuk tahu sebaran sampel mana yang diambil.

“Sebab kita telah mendapat info tentang permainan lembaga survei tersebut dalam mengeluarkan hasil quick count. Apalagi Korsa telah mengetahui data yang dipegang mereka,” sambung kader Muhammadiyah ini.

Menurutnya, lembaga survei saat ini minim keterbukaan data. Apalagi, situs yang mereka buat tidak pernah diperbaharui dan hanya menampilkan berita-berita lawas di laman muka situs.

“Jadi untuk mewujudkan kebenaran sehingga rakyat tidak menjadi tanda tanya, lembaga survei tersebut harus berani mengikuti dan menerima tantangan ini. Jadi semua transparan dan terbuka. Sebab Korsa telah memegang data 60 persen data C 1 berdasarkan TPS se-Indonesia,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya