Berita

PDIP/Net

Politik

PDIP Pimpin Perolehan Suara Pileg

KAMIS, 18 APRIL 2019 | 02:34 WIB | LAPORAN:

PDI Perjuangan diprediksi memenangkan Pemilihan Legislatif 2019.

Hasil hitung cepat yang dilakukan Lembaga Survei Indo Barometer mencatat, partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu memimpin dengan perolehan dukungan sebesar 19,60 persen.  

Pada urutan berikutnya ada Partai Gerindra dengan perolehan 13,45 persen, dan Partai Golkar 11,63 persen.
 

 
"Hasil quick count dapat disimpulkan bahwa PDIP adalah pemenang pada Pemilihan Legislatif 2019. Disusul Partai Gerindra dan Partai Golkar," jelas Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari kepada redaksi, Kamis (18/4).

Sedangkan pada urutan tiga dari bawah ada Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dengan perolehan 0,26 persen, Partai Garuda 0,59 persen, dan Partai Bulan Bintang (PBB) 0,83 persen

"Meskipun PDIP merupakan partai pemenang menurut versi quick count, untuk menentukan partai mana yang unggul tetap mengacu pada keputusan resmi dari Komisi Pemilihan Umum," papar Qodari.

Hitung cepat dilaksanakan di 1.200 tempat pemungutan suara (TPS) sebagai sampel dari 810.329 TPS di 34 provinsi. Dengan metode penarikan sampel stratified and sistematic random sampling, hasil hitung cepat mendapatkan tingkat kesalahan sekitar 1 persen pada tingkat kepercayaan mencapai 99 persen.

Berikut perolehan suara sementara hasil hitung cepat Indo Barometer; PDIP 19,60 persen, Partai Gerindra 13,45 persen, Partai Golkar 11,63 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 9,94 persen, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 8,51 persen, Partai Nasdem 7,98 persen, Partai Demokrat 7,46 persen. Kemudian Partai Amanat Nasional (PAN) 6,90 persen, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 4,34 persen, Partai Perindo 2,65 persen, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2,13 persen. Lalu Partai Berkarya 2,12 persen, Partai Hanura 1,61 persen, Partai Bulan Bintang (PBB) 0,83 persen, Partai Garuda 0,59 persen, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) 0,26 persen.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya