Berita

Direktur Program Walton Foundation Barry Gold menyerahkan bantuan kepada perwakilan pengelola tambak udang di Banyuwangi/RMOL

Nusantara

Lembaga Milik Bos Walmart Pacu Kapasitas Petambak Udang Banyuwangi

JUMAT, 12 APRIL 2019 | 01:56 WIB | LAPORAN:

RMOL. Institusi filantropi asal Amerika Serikat, Walton Family Foundation mengucurkan dana pengelolaan tambak udang di Banyuwangi. Untuk itu, mereka mengunjungi kabupaten berjuluk The Sunrise of Java tersebut.

Direktur Program Walton Foundation Barry Gold mengatakan, pihaknya akan meningkatkan kapasitas petani tambak udang lewat pengelolaan tambak yang berkelanjutan.

"Kita mencari tempat yang concern memproduksi pertambakan udang secara lestari dengan baik. Seperti Banyuwangi salah satunya. Untuk itu kami datang untuk membantu lebih lanjut," kata Barry di Banyuwangi, Kamis (11/4).


Program kolaborasi ini berlangsung mulai April 2019 hingga akhir 2020. Walton Family Foundation bakal menggandeng sejumlah institusi untuk menjalankan programnya, antara lain Conservation International, WWF Indonesia, The Nature Conservancy Indonesia.

"Kita mendanai untuk membantu petambak udang mengembangkan produktivitas secara berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kapasitas petambak untuk bisa memegang kendali rantai dagangnya. Kami juga menggandeng Pemkab Banyuwangi untuk program ini," kata Barry.

Walton Family Foundation sendiri adalah yayasan yang didirikan Keluarga Walton, pendiri jaringan supermarket terbesar di dunia, Walmart. Pada 2018, yayasan ini mengeluarkan lebih dari sekitar Rp 8,5 triliun hibah untuk menjalankan misi mereka, termasuk program perikanan lestari di berbagai negara.

Program Officer Environment Walton Foundation, Heather D'Agnes mengatakan program ini dilakukan dengan melihat keseluruhan lansekap tambak di Banyuwangi agar bisa menentukan sistem yang tepat untuk dikembangkan. Mereka melihat praktik pengelolaan tambak, baik oleh petambak skala besar maupun kecil.

"Isu kita bukan tambak per tambak, tapi kami melihat lansekap keseluruhan. Komponen apa yang perlu ditingkatkan, apakah kualitas penjagaan lingkungan, pencegahan penyakit, atau kapasitas petambaknya. Kira-kira mekanisme apa yang perlu kami dukung, termasuk pembiayaannya," kata Heather.

Luas perikanan tambak udang Banyuwangi 1.384 hektare, dengan produksi mencapai 19.700 ton. Dari angka tersebut, 19.200 ton diekspor untuk memenuhi pasar Eropa.

Fitrian Ardiansyah dari Yayasan Inisiatif Dagang Hijau, salah satu NGO yang digandeng Walton Family, menambahkan, target dari program ini adalah pengelolaan tambak yang tidak mengeluarkan polusi. Polusi yang bisa dikontrol dengan baik akan mengurangi risiko penyakit udang sehingga memicu produktivitas.


Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Sambut Imlek

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:12

Warning Dua OTT

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:01

AS Kirim Pesawat Militer ke Greenland, Denmark Tambah Pasukan

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:41

Purbaya: Tukar Jabatan Kemenkeu-BI Wajar dan Seimbang

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:34

Sumbar Perlu Perencanaan Matang Tanggap Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:32

Stasiun MRT Harmoni Bakal Jadi Pusat Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:29

Juda Agung Resign, Keponakan Prabowo Diusung Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:20

Kepala Daerah Harus Fokus Bekerja Bukan Cari Celah Korupsi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:16

Presiden Bulgaria Mundur di Tengah Krisis Politik

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:53

Bupati Pati Sudewo Cs Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:41

Selengkapnya