Berita

Unjuk rasa Aliansi Pemuda Mahasiswa Pengawas KPK/RMOL

Politik

KPK Jangan Terlibat Politik Praktis

KAMIS, 11 APRIL 2019 | 19:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aliansi Pemuda Mahasiswa Pengawas KPK menggelar unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi.

Memperingati dua tahun aksi kekerasan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Dalam aksinya, massa menuntut KPK tidak terlibat dalam politik praktis. Mereka meminta lembaga anti rasuah tetap menjaga independensinya.


Massa aksi juga menyoroti pemberian anugerah kepada mantan pimpinan KPK Abraham Samad, Bambang Widjojanto dan Novel Baswedan hanya untuk mengangkat citra demi mendapatkan jabatan struktural di kabinet pemerintahan yang akan datang.

"KPK tidak perlu terlibat menjadi marketing ketokohan untuk kepentingan jabatan kabinet," kata Andri, salah perwakilan pengunjuk rasa, Kamis (11/4).

Massa menuding Abraham Samad, Bambang Widjojanto dan Novel Baswedan adalah pribadi yang memiliki misi tersendiri dan bekerja untuk kepentingan politik salah satu kontestan di Pilpres 2019.

"Sehingga tidak patut diberikan penghargaan secara pribadi," tegasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya