Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

KPAI Dampingi Audrey Sembuhkan Trauma

RABU, 10 APRIL 2019 | 19:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Perlindungan Anak Indonesia mengutuk aksi kekerasan terhadap Audrey, siswi SMP yang dianiaya oleh 12 remaja di Pontianak.

"Segala bentuk kekerasan dengan alasan apapun tidak dibenarkan dan tidak boleh dilakukan siapapun, termasuk mereka yang masih berusia anak," kata Komisioner KPAI Retno Listyarti kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/4).

Dia mengatakan, terkait peristiwa nahas yang dialami Audrey, KPAI telah berkoordinasi dengan KPPAD Kalimantan Barat. Selain itu, setelah mendapatkan pengaduan langsung dari ibu korban, KPAI melakukan pendampingan dan trauma healing terhadap Audrey yang dilakukan di Kantor KPPAD Kalbar.


"Komisioner KPPAD Kalimantan Barat mendampingi mediasi yang dilaksanakan di Polsek Pontianak Selatan antara ibu korban dan Pelaku yang didampingi oleh keluarganya masing-masing. Hasilnya tidak ada kesepakatan untuk berdamai," jelas Retno.

KPAI menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk kepentingan proses hukum yang akan diberikan kepada para pelaku meskipun notabene juga masih di bawah umur.

Nantinya apakah akan dijebloskan ke lembaga pemasyarakatan khusus anak sepenuhnya menjadi kewenangan pihak polisi.

"Untuk penanganan kasus pidananya menjadi kewenangan sepenuhnya pihak kepolisian dan KPAI maupun KPPAD KALBAR menghormati. Dan mendukung polisi bekerja menangani kasus ini sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku," demikian Retno.  

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya